Kajari Tunjuk Empat Jaksa Kawal Kasus Pembunuhan Anggota TNI

Erna Normawati Widodo Putri (bnn/dok)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar sepertinya tidak mau main-main dalam menangani kasus pembunuhan anggota TNI Prada Yanuar Setiawan (20) yang pelakunya didominasi anak dibawah umur itu.

Buktinya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri mengatakan, begitu menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) dari kepolisian, pihaknya langsung menunjuk empat orang jaksa. Empat jaksa ini, dikatakan Erna adalah jaksa yang sudah sering menangani perkara yang melibatkan anak-anak.

Empat jaksa tersebut adalah Made Ayu Citra Mayasari, Dewa Lanang Arya Raharja, Cok Intan Melanie Dewi dan Nyoman Bela Putra Atmaja.

“Empat jaksa ini selama ini memang menangani perkara yang melibatkan anak-anak,”sebut Erna yang ditemui di Kejati Bali, Selasa (18/7).

Erna menambahkan, saat ini pihaknya baru menerima empat SPDP untuk empat pelaku anak. Yaitu DKDA (16) yang merupakan anak anggota DPRD Bali Dewa Nyoman Rai yang juga menjadi pelaku penusukan Prada Yanuar, KCA, IC dan KTS.

Sedangkan dua tersangka yang statusnya dewasa masih menunggu untuk ditandatangani.

“Kami baru menerima SPDP untuk pelaku anak,” sebut mantan Aspidsus Kejati Bali ini.

Dalam perkara ini, keenam tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP yaitu pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dan Pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu penganiayaan hingga korban meninggal dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Hasil pemeriksaan sementara diketahui para pelaku awalnya menyalip para berjumlah empat orang di Jalan By Pass Ngurah Rai (dari arah Kuta menuju Nusa Dua) sekitar pukul 05.00 Wita. Saat itu, korban Prada Yanuar asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini mengendarai motor sendirian.

Sementara pelaku berjumlah empat orang dengan mengendarai dua motor langsung memepet korban tepat di depan SPBU. Selanjutnya, korban terlibat perkelahian dengan tiga pelaku yaitu DKDA, CI dan RA. Saat itu, DKDA yang membawa pisau langsung menusuk korban tepat di bagian dada kiri.

Korbanlangsung tersungkur dan pelaku penusukan DKDA yang diketahui merupakan anak anggota DPRD Bali ini langsung kabur. Nah, saat dua rekannya yaitu CI dan RA berada di lokasi, datang rekan korban, Muhammad Jauhari yang melihat Prada Yanuar tergeletak bersimbah darah di jalan.

Saat menanyakan siapa pelakunya, Jauhari malah dikeroyok CI dan RA. Parahnya lagi, tiga rekannya yang kebetulan lewat yaitu KJA, KTS dan SH yang melihat kejadian tersebut malah ikut mengeroyok Jauhari hingga babak belur.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment