Ratusan PNS Pemalas Dihukum di Siang Bolong – Bupati Flotim Makin Galak

Bupati Flores Timur Anton Hadjon menghukum PNS yang tidak apel kesadaran. BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Ketegasan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur (Flotim) periode 2017-2022 terus diperlihatkan. Pasca menempelkan tanda larangan masuk pada pintu Bagian Hukum Setda Flotim bulan lalu, kini giliran Bupati Anton Hadjon pada Senin (17/7) pada pukul 12.00 Wita mengadili ratusan ASN yang tidak mengikuti apel bendera yang rutin dilakukan pada setiap tanggal 17 dalam bulan berjalan (apel kesadaran).

Tindakan tersebut dilakukan Bupati Anton lantaran ketika di apel pagi harinya, lapangan  kantor Bupati terlihat sepi. Bupati Anton lantas memerintahkan setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan absensi dan memerintahkan para kadis untuk mengawal ASN  di setiap dinasnya yang  tidak hadir tersebut  pada apel siang di pukul 11.00 Wita. Akibat molornya pelaksanaan apel siang tersebut, para ASN yang indispliner tersebut harus berjemuran di terik matahari.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, ratusan ASN yang tidak hadir dalam apel kesadaran itu  mulai membludak di halaman kantor bupati pada pukul 10 .50 wita. Perintah membentuk barisan per-SKPD pun akhirnya harus bubar dengan sendirinya lantaran tidak tahan dengan sengatan matahari. Semua mereka lalu berpencar mencari tempat teduh. Rencana apel siang yang langsung dipimpin oleh Bupati Anton Hadjon baru terjadi pada pukul 12.00 Wita.

Omelan para ASN kepada staf Humas Pemkab Flotim yang memerintahkan membentuk barisan akhirnya terhenti, berganti dengan aksi ketar-ketir sambil membentuk barisan, ketika mengetahui aba-aba tersebut  diambil alih oleh bupati yang mendadak muncul di podium inspektur upacara.

Satu per satu  ASN SKPD lalu dipanggil Bupati Anton Hadjon untuk maju ke arah podium dan melakukan pencekingan kepada pimpinan SKPD. Dari semua SKPD dan Bagian Sekda, Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi menempati jumlah terbesar ketidakhadiran itu. Sebanyak 31 ASN yang tidak menghadiri Apel Kesadaran tersebut. Hampir dua jam lamanya bupati mengadili para ASN indispliner tersebut.

Bupati Anton usai mengadili para ASN tersebut menjelaskan langkah tersebut dilakukannya hanya untuk menyadarkan para ASN bahwa ketegasan dirinya bersama Wakil Bupati Agus Boli untuk menegakan disiplin itu bukan guyon. Sebab tanpa disiplin, aktivitas pelayanan kepada masyarakat pun pasti terbengkelai. Tindakan ini akan diikuti dengan sanksi yang lebih tegas bila kondisi ini terjadi lagi.

“Kita sudah tegaskan dari awal, dan ini bentuk dari menyadarkan para ASN bahwa kami tidak main-main. Teman-teman sendiri mendengar janji mereka tadi, tidak akan mengulanginya dan berjanji untuk disiplin masuk kantor, disiplin bekerja, termasuk disiplin mengikuti apel bendera. Apel Kesadaran ini wajib semua hadir agar apa yang kami arahkan dapat terserap dengan baik dan ditindaklanjuti mereka dengan baik pula. Dan Saya dan Pak Wabup akan senantiasa melakukan pencekingan buku absen mereka di setiap SKPD,” tandas Bupati Anton Hadjon. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment