Bupati dan Wabup Flotim Perketat Perjalanan Ke Luar Daerah – Pimpin Langsung Turun ke Desa

Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli. BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Komitmen penghematan anggaran yang selalu didengungkan selama kampanye Pilkada Flores Timur (Flotim), kini mulai diterapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Flotim. Selain berencana akan merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), duet pemimpin Kabupaten Flores Timur periode 2017-2022 Antonius Gege Hadjon – Agus Payong Boli  akan memperketat perjalanan dinas keluar daerah bagi kalangan birokrat dan memperbanyak perjalanan dalam wilayah Flotim.

Wakil Bupati Agustinus Payong Boli, SH yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, ,Jumat (2/6) secara tegas mengungkapkan dirinya bersama Bupati Anton Gege Hadjon telah sepakat untuk memperbanyak perjalanan dalam daerah dan memimpin langsung gerakan  turun langsung memantau kondisi masyarakat di seluruh desa  di Flotim.

“Perjalanan ke luar daerah hanya untuk urusan yang sangat penting dan  yang mendatangkan uang. Bila sekedar koordinasi teknis, biarkan itu dilakukan oleh Kepala Bidang atau Kepala Bagian. Kami telah menyepakati untuk pimpin langsung gerakan turun desa. Setiap hari harus ada aktivitas kunjungan  pimpinan OPD ke desa, memantau persoalan masyarakat dan memberikan solusi terhadap persoalan yang sedang dialami oleh masyarakat. Kita harus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wabup Agus Boli,  penuh ketegasan.

AGUS PAYONG BOLI-WABUP FLOTIMKonsep menerjunkan para birokrat  untuk mengatasi persoalan masyarakat di seluruh wilayah Flores Timur   sebagaimana yang ditegaskan Agus Boli tersebut merupakan aktualisasi dari konsep pengelolaan tata pemerintahan  ala Bupati Anton Hadjon dan Wabup Agus Boli yang partisipatif dan humanis dan lebih efisien, ketimbang harus menghabiskan uang daerah untuk perjalanan dinas ke luar daerah  hanya untuk rapat-rapat yang tidak  bersentuhan langsung dengan pembangunan  di daerah ini.

“Kita harus merubah pola itu dengan memaksimalkan peran pemerintah sebagai pelayan masyarakat, bukan membuat jarak pemisah dengan mereka. Aktivitas mondar-mandir di desa harus giat dilakukan. Turun ke tengah-tengah warga, mencari tau apa persoalan mereka dan langsung memberikan pemecahannya. Dan Saya dan Pak Bupati akan pimpin langsung. Kita juga akan memberikan delegasi keuangan dan desentralisasi fiskal  dalam kaitannya dengan dana desa kepada pihak kecamatan  untuk mempercepat proses pembangunan di desas,” ujar Wabup Agus Payong Boli, bersemangat. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment