Perwakilan Pengempon Pura Ulun Danu Beratan Tidak Membawa LPJ  2011 – 2014

Salah satu pengempon Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul dimintai keterangan terkait pengelolaan dana di Pura Ulun Danu . Foto: bnn/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Empat orang perwakilan pengempon Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul yakni Ketua Pesatakan IMK, Wakil Ketua INS, Bendahara INKY dan Sekertaris IMSP menghadiri panggilan penyidik Polres Tabanan terkait dugaan penyalahgunaan dana, Senin (29/5).

Saat dimintai keterangan, mereka  menunjukkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ)  Tahun 2015 dan tahun 2016 saja.

“Sedangkan LPJ dari tahun 2011 hingga 2014 belum dibawa,” bisik sumber di Mapolres Tabanaan.  LPJ 2011 hingga 2014  yang dibutuhkan akan dibawa lagi ke Polres Tabanan dan ditunjukkan kepada penyidik.

Sementara itu Kanit Idik III Satreskrim Polres Tabanan Iptu Putu Subita Bawa, mengatakan keempat perwakilan kelompok pengemponPura sebelumya yakni tanggal 15 Mei lalu  tidak bisa memenuhi undangan karena ada kesibukan di adat sehingga baru bisa memenuhi undangan hari ini.

“Hari ini memang empat orang yang kita undang sudah hadir kemudian kita lakukan permintaan keterangan terkait dugaan tersebut,” ujarnya.

Namun Ia enggan memaparkan lebih rinci terkait pertanyaan apa saja yang diberikan kepada keempat perwakilan pengempon tersebut. Iptu Subita pun menegaskan jika apabila dalam proses permintaan keterangan nanti ada beberapa hal yang belum bisa dipenuhi maka para perwakilan kelompok pengempon Pura tersebut akan kembali diundang. “Jadi proses ini kan masih penyelidikan, kita masih klarifikasi mengenai dugaan yang ada untuk mengetahui apakah ada unsur pidana di dalamnya,” tegasnya. (ram)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment