Inaker Bengkel Bumi, Latih Puluhan Petani Buat Pupuk Organik dari Buah Maja

Inaker Bengkel Bumi saat memberikan pelatihan. Foto: bnn/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Inaker (Indonesia Bekerja) Bengkel Bumi memberikan pelatihan membuat pupuk organik bagi puluhan petani di Desa Gadungan, Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Sabtu (27/5).

Hadir dalam pelatihan yang digelar di wantilan Monumen Perjuangan Rakyat Munduk Malang di Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur,  Ketua Dewan Pendiri Inaker, Gagoek, pendiri Bengkel Bumi, Hary Abdusalam, tokoh masyarakat setempat I Made Puja, politisi PDIP Tabanan I Made Suprapta. Hadir pula para petani, penggiat organik di Bali.

Gagoek dari Indonesia Bekerja mengatakan oraganisasi Inaker adalah organisasi mandiri dan bukan merupakan organiasi pemerintahan. Namun tujuanya adalah agar petani, nelayan dan buruh bisa sejahtera melalui terobosan kreativitas produk-produk lokal. Salah satunya produk organik jamu sehat tanaman (JST) yang merupakan produksi dari Bengkel Bumi. “Inaker berdiri sejak 16 Juni 2016,” jelasnya. Selain bidang organik, Inaker juga memiliki bidang lainya seperti energi terbarukan yang bisa membuat alat pemadam kebakaran yang murah, aman  dan efektif. “Kami juga di Inaker memiliki teknologi biopori yang bisa menampung air hujan di satu titik mencapai 8 ribu kubik air,” jelasnya.

 Foto: bnn/ram.

Foto: bnn/ram.

Sementara itu pendiri Bengkel Bumi dengan produk organik jamu sehat tanaman, Hary Abdusalam mengatakan petani di Indonesia harus sejahtera. Salah satu caranya harus beralih ke pertanian organik, karena tanah lahan pertanian sudah sangat jenuh dengan perlakuan dari bahan kimia. Untuk itu sudah saatnya beralih ke pertanian organik. “Bengkel Bumi berdiri tahun 2008 sudah menjalankan pertanian organik. Dengan produk jamu sehat tanaman,” jelasnya. Dengan menggunakan JST (jamu sehat tanaman) yang dibuat dari bahan bahan lokal seperti buah majapa, kelor, mengkudu dan lainya, JST mampu meningkatakan hasil pertanian para petani. “Kami sudah buktikan banyak petani di Lampung, Jogjakarta, Kalimantan sudah membuktikan keunggulan JST,” terangnya. Dengan dilengkapi testimony, dan foto-foto hasil pertanian seperti padi, sayuran, buah dan lainya, pada kesempatan itu juga diberikan cara dan teknik  membuat JST bagi para petani yang hadir. (ram)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment