Kajari Erna Isyaratkan Kasus Perdin DPRD Denpasar Dihentikan

Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Erna Normawati Widodo Putri.BNN/Dok

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sinyal bakal dihentikan penyidikan kasus korupsi mark up perjalanan dinas (Perdin) DPRD Denpasar makin kuat. Seperti diungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri saat ditanya wartawan terkait kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini.

Saat itu Erna hanya menjawab, pihaknya masih melihat perkembangan yang akan terjadi dalam persidangan dengan terdakwa mantan Sekwan DPRD Denpasar I Gusti Rai Sutha.

“Kita lihat nanti perekembangan yang terjadi dalam persidangan,” jawab Erna, singkat.

Dikatakan pula, dalam kasus ini pihaknya sudah menetapkan PA (Pengguna Anggran) dan PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) sebagai pihak yang bertanggungjawab. Selain itu, kerugian negara sudah dikembalikan.

“Uang negara sudah dikembalikan utuh, yaitu senilai Rp 2,292 miliar. Jadi, nantilah lihat perkembangan,”sebut mantan Aspidsus Kejati Bali itu.

Saat disinggung terkait pengembalian kerugian negara, dimana dikatahui yang mengembalikan kerugian negara bukan kedua orang tersebut (Rai Sutha dan Made Patra), Erna tetap ngotot bahwa intinya sudah ada pengembalian uang negara.

“Bagaimana pun juga, sudah ada pengembalian kerugian negara. Kita tetap menggunakan restorative justice ya. Jadi, ketika keuangan negara sudah dikembalikan secara penuh. Kita akan memberi tuntutan yang ringan,” katanya.

Saat terus didesak bahwa yang mengembalikan kerugian negara bukan Rai Sutha maupun Patra, Erna malah menjawab tidak tahu.

“Saya tidak tahu, yang jelas uang negara sudah dikembalikan,” pungkasnya. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment