Bukannya Melerai Pertengkaran, Oknum Polisi di NTT Malah Menganiaya Warga

Foto: bnn/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork-Jeki Robo, anggota Polsek Bena, Polres TTS, NTT dilaporkan ke Reskrim Polres TTS karena diduga menganiaya warga.

Anggota polisi yang juga anggota Bhabimkamtibmas di Desa Toineke ini diduga menganiaya, Lukas Tefamnasi (42) warga Rt 006, Rw 002, Desa Toineke, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Lukas didampingi kuasa hukumnya, Dedy Jahapay, SH mendatangi Polres TTS pada Jumat (26/5) guna melaporkan kejadian yang dialaminya dengan bukti laporan LP/157/V/2017/Res TTS tanggal 26 Mei 2017.

Kejadian itu berawal saat korban beradu mulut dengan tetangga rumahnya, Musa Tionaen. Musa kemudian memanggil pelaku untuk menyelesaikan persoalan dirinya dengan korban. Namun, bukannya melerai, pelaku malah menganiaya korban.

“Dia (peaku) datang langsung menghajar saya. Dia menendang di bagian dada saya dan menampar saya di pipi dua kali. Sampai sekarang dada saya masih sakit,” ujar Lukas kepada wartawan, Jumat (26/5).

Foto: bnn/amar ola keda.

Foto: bnn/amar ola keda.

Kuasa hukum, Dedy Jahapay mengaku kecewa dengan sikap oknum polisi yang melakukan penganiayaan terhadap kliennya. Dia meminta agar pelaku ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Sangat disayangkan jika saat ini masih ada oknum polisi yang bersikap preman. Sebagai polisi seharusnya memberi ketentraman bagi masyarakat bukan menciptakan keresahan bagi warga,” tegas Dedy.

Kasatreskrim Polres TTS, Iptu Yohanes Suhardi mengaku belum mengetahui ada angota polisi yang dilaporkan.

“Saya belum tahu kejadian itu. Saya akan cek dulu di Reskrim,” kata Yohanes. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment