Mobil Dinas Wabup Flotim Ternyata Pinjaman

Wabup Agus Payong Boli ketika tiba di rumah Bupati Anton Hadjon. BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH setibanya di Larantuka, Selasa (23/5) usai dilantik di Kupang, langsung dijemput dengan mobil jenis Nissan Terano bernomor EB 5 C A. Mobil tersebut ternyata mobil pribadi  seorang Kepala Dinas di lingkup Setda Flotim yang dipinjamkan untuk digunakan Wabup Agus Payong Boli.

Kepala Bagian Umum Setda Flotim Cor Karangora, SIP., MAP., yang dikonfirmasi  di ruang kerjanya, Rabu (24/5) terkait peminjaman kendaraan dinas tersebut, tidak memungkiri kenyataan itu.

Alasan peminjaman tersebut, menurut Cor Karangora, disebabkan karena proses pengadaan dua unit mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Flotim yang telah dipangkukan dalam APBD TA 2017  masih menanti E-Katalog.

“Sedang dalam proses pengadaan dan untuk tahap sekarang, tinggal menanti E-Katalog. Karena mobil dinas wabup Nissan  X-Trail yang sebelumnya digunakan oleh mantan Wabup Flotim kini sedang dalam proses pemutihan dan kita kevakuman kendaraan untuk Wabup Flotim definitip, maka kita pinjamkan kendaraan yang sesuai aturan protokoler untuk Pak Wabup kita ini. Ini murni pinjam pakai, tanpa ada hitungan biaya hingga datangnya dua kendaraan dinas baru  untuk Bupati dan Wakil Bupati,” jelas Cor Karangora.

MOBIL DINAS WABUP FLOTIM-PINJAMANSementara itu dari hasil penlusuran BaliNewsNetwork.com, kendaraan yang digunakan oleh Wabup Flotim itu baru mulai diurus pada saat kedua pemimpin daerah Flotim  periode 2017-2022  sedang mempersiapkan  diri mengikuti acara pelantikan di Kupang, Senin (22/5).

Niat untuk menggunakan eks mobil EB 5 CA (Nissan X-Trail ) yang kini sedang dalam proses pemutihan tersebut kandas lantaran tidak mendapat restu dari calon pemilik mobil itu.

“Entah seperti apa komunikasi yang dibangun, saya hanya menjalankan perintah bertemu untuk menyampaikan maksud mengambil mobil tersebut untuk digunakan menjemput Pak Wakil Bupati. Karena tidak disetujui, saya lalu mendapat arahan lanjutannya untuk bertemu dengan seorang kepala dinas dan langsung mengurus semua perlengkapan kendaraan setelah mendapat restu dari pemiliknya itu. Entah sewa atau pinjam pakai tanpa biaya, saya tidak tahu,” beber sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Kondisi tersebut  membuat terperangah pihak Inspektorat Daerah Kabupaten Flotim. Dikonfirmasi di ruang kerjanya,Rabu (24/5) Kepala Irda Flotim Ahmad Betan, SH., M.Si., terkait proses pemutihan kendaraan dinas jenis perseorangan, menegaskan tetap mengikuti koridor regulasi yang berlaku.

“Kita harus taat asas, harus mengikuti peraturan yang mengatur tentang itu. Prinsipnya aset daerah dapat dipinjamkan kepada pihak ketiga tetapi diikuti dengan perjanjian atau kontrak. Bila nilainya melampaui ambang batas, maka harus mendapat persetujuan DPRD. Ya, saya kaget juga bila mobil dinas Wabup kita adalah mobil pinjaman, sedangkan kita punya stock kendaraan dinas. Tentunya teman-teman di bagian aset daerah yang tau ihkwal ini,” tandasnya. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment