Kejari Kekeh Kirim Lengkong ke Lapas Kerobokan

Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Erna Normawati Widodo Putri. BNN/Pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kaburnya I Wayan Murdana alias Lengkong dari sel tahanan BNNP Bali, Selasa (16/5) lalu nampaknya membuat Kejari Denpasar kebakaran jengkel. Seolah tak mau kecolongan lagi, Kejari pun tetap kekeh untuk mengirim pecatan polisi itu ke Lapas Kerobokan untuk menjalani masa penahanan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri saat ditemui wartawan di Lobi Kantor Kejari Denpasar, Selasa (22/5).

Dikatakannya, usai divonis hakim, pihaknya akan langsung melakukan eksekusi terhadap Lengkong ke LP Kerobokan.

“Setelah vonis akan langsung kita bawa ke Lapas Kerobokan,” katanya.

Sementara terkait permohonan dari terdakwa Lengkong yang disampaikan melalui kuasa hukumnya, Benny Hariyono agar ditahan di LP Tabanan, Kejari Erna seperti enggan untuk menanggapi.

“Kita tetap di LP Kerobokan, jadi begitu vonis akan langsung kita bawa ke LP Kerobokan, ini sudah sesuai dengan wilayahnya,” sebutnya.

Pun saat ditanya jika nantinya permohonan untuk tidak ditahan di LP Kerobokan dikabulkan majelis hakim, Erna tetap menjawab Kejari Denpasar tetap akan kirim terdakwa Lengkong ke LP Kerobkan.

“Nanti setelah di LP Kerobokan mau dipindahkan ke mana itu terserah, yang jelas kami tetap membawanya ke LP Kerobokan,” jawabnya.

Dikatakan pula, Lengkon selama ini dititipkan di BNNP Bali karena ada beberapa alasan obyektif dan subyektif.

“Karena dua alasan ini (obyektif dan subyektif) makanya kami titipkan di BBNP,” pungkas Erna tanpa menyebut apa yang dimaksud alasan subyektif dan obyektif tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sidang, Senin (21/5) kemarin I Wayan Murdana alias Lengkong melalui kuasa hukumnya memohon kepada majelis hakim untuk tidak memenjarakan terdakwa Lengkong ke LP Kerobakan, melainkan ke LP Tabanan.

“Ini demi keselamatan terdakwa karena terdakwa sudah mendapat ancaman dari dalam LP Kerobokan,” sebut Benny Hariyono.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment