Hutang Numpuk, Dua Ibu RT Curi Perhiasan

Tersangka saat rilis. Foto: bnn/ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Hutang menumpuk, dua Ibu Rumah Tangga (RT) nekat mencuri sejumlah perhiasan di rumah yang ditinggal pergi pemiliknya.

Dua pelaku berinisial NKR dan NKM asal Klungkung ini tetangga dekat di kampungnya.

Korban Ni Nyoman Sukarmini merupakan rekan kerja NKR yang merupakan otak pencurian tersebut.

Dijelaskan Kapolsek Denpasar Barat Komisaris Polisi Gede Sumena, bahwa kedua pelaku telah merencanakan aksi tersebut jauh hari sebelumnya.

Kejadiannya, di Jalan Dewi Sita Gang Sari Nomor 7, Denpasar Utara pada Rabu (17/5/2017) lalu.

“Yang dicuri cincin dan kalung emas, kemudian oleh kedua pelaku digadaikan di pegadaian senilai Rp 37 juta,” ujar Sumena, saat rilis di Mako Denpasar Barat, Senin (22/5).

Bermula dari korban Ni Nyoman Sukarmini yang pulang ke kampung halamannya di Klungkung.

“Kemudian dua tersangka ini berasal dari kampung yang sama dan rumahnya berdekatan, keduanya kenal satu sama lain,” terangnya.

Dari Kota Klungkung, dua tersangka menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru berplat nomor DK 5816 PP. S.

Tiba di Denpasar, NKR langsung tancap gas menuju rumah korban. “Selain tetangga satu kampung, tersangka dan korban satu kerjaan, mereka ini teman baiklah,” ujarnya.

Saat beraksi, kedua tersangka menggunakan sebuah besi pendek yang sudah dibengkokan untuk mencungkil pintu kamar korban.

“Tersangka yang satunya lagi masuk melalui lubang kaca jendela yang sudah pecah dengan cara memasukan kepala duluan dan kemudian kakinya. Begitu berhasil masuk ke dalam kamar, tersangka langsung membuka lemari pakaian yang tidak dikunci dan kemudian mencari perhiasan yang disimpan dibawa lipatan pakaian,” paparnya.

Dua tersangka langsung menggondol uang tunai senilai Rp 7 juta dan perhiasan emas.

Pelaku juga mengambil dua buah baju kebaya. Usai beraksi, dua pelaku kabur ke Kabupaten Bangli.

“NKR beri imbalan Rp 1 juta pada temannya NKM,” katanya.

Keesokan harinya, kedua pelaku hendak menggadaikan barang curian tersebut ke pegadaian. Namun sebelum barang itu digadaikan, kedua pelaku dibekuk Kamis (18/5) di jalan Kabupaten Bangli.

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment