Bupati dan Wabup Flotim Dilantik di Kupang – Wabup Agus Payong Boli  Gunakan Mobil Bekas Berusia 17 Tahun

Mobil Nissan Terano yangs sudah berusia 17 tahun bakal digunakan sebagai kendaraan dinas Wakul Bupati Agustinus Payong Boli. BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur periode 2017-2022 telah dilantik oleh Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo pada Senin (22/5) di Kupang.

Menurut rencana,  Selasa (23/5) besok sore, kedua pemimpin Kabupaten Flotim tersebut akan tiba di Larantuka dan selanjutnya mengikuti rangkaian acara yang telah dikemas oleh panitia Pemkab Flotim.

Aneka persiapan penyambutan duo pemimpin daerah hasil pilkada Flotim 15 Pebuari 2017 itu pun telah sempurna disiapkan, termasuk kendaraan dinas yang akan digunakan oleh Bupati Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST dan Wakil Bupati Agustinus Payong Boli, SH.

Bupati Anton Hadjon akan menggunakan Mobil jenis Nissan X-Trail  yang sebelumnya digunakan oleh mantan Bupati Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos dan mantan Penjabat Bupati Emanuel Kara.

Sementara itu Wabup Agus Boli akan menggunakan mobil jenis Nissan  Terrano,  peninggalan mantan Bupati Felix Fernandes yang kemudian digunakan oleh mantan bupati periode 2005-2010, Drs. Simon Hayon.

Sebagaimana yang terlihat di areal parkiran kantor bupati Flotim Senin (22/5), mobil Nissan Terano yang sebelumnya bernomor polisi  EB 369 C tersebut kini berganti menjadi EB 5 CA, dan telah mengalami perubahan warnah dari biru menjadi silver.

Mobil yang telah berusia 17 tahun tersebut pun telah dilengkapi dengan pernak-pernik simbol kendaraan pejabat. Menggunakan mobil bekas tersebut ,bagi seorang Wabup Agus Boli bukan menjadi soal yang harus diperdebatkan.

Dikonfirmasi sebelum pelantikan, Agus Payong Boli menegaskan prinsipnya fasilitas tersebut masih layak digunakan untuk dapat menjangkau kampung-kampung untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Berdua Pak Bupati, kami telah berkomitmen untuk tidak tampil ekslusif dalam pemerintahan kami ini. Anggaran sepenuhnya untuk pembangunan yang benar-benar dibutuhkan oleh rakyat, bukan untuk tampil gagah dengan kendaraan. Intinya mobil tersebut mesinnya bagus, dapat menjangkau pelosok-pelosok,” tegas Agus Payong Boli, yang tidak mau rakyatnya menjauhi mereka hanya karena tampilan ekslusif kendaraan dinas tersebut. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment