Kabur Gergaji Jeruji Sel, BNN Bali Ancam 4 Tahanan Didor

Foto: bnn/sid.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Terkait 4 tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali yang kabur dari sel tahanan dengan cara menggergaji jeruji tahanan, pihak BNNP Bali mengultimatum 4 tahanan untuk segera menyerahkan diri.

Keempat tahanan tersebut antara lain I Wayan Lengkong Murdana alias Lengkong (40), berstatus tahanan kejaksaan yang dititipkan pada BNN Bali dengan tuntutan 10 tahun penjara. Lengkong ditahan pada 24 Januari 2017 dengan kepemilikan 13,05 gram sabu.

Lengkong juga mantan anggota Polda Bali, yang bertugas di Direktorat Narkoba yang dituntut 10 tahun penjara.

IMG_20170517_093212

Foto: bnn/sid.

Tiga tahanan lainnya merupakan tahanan tangkapan BNN Bali yakni, Hery Agus Sugiono alias Gus Topi (46) ditahan pada 15 Maret 2017 dengan kepemilikan 13,53 gram sabu dan merupakan jaringan Jawa-Timur Bali.

Ketiga I Wayan Semara Yasa (33) merupakan jaringan Gus Topi, yang ditahan pada 15 Maret 2017. Keempat, Muhammad Feri Ariadi (27) ditahan pada 12 Mei 2017 dengan kepemilikan 7,69 gram sabu.

“Dalam kurun waktu 1×24 jam apabila mereka tidak menyerahkan diri akan diambil tindakan tegas, dan apabila ditangkap akan kita lakukan tembakan ditempat,” tandas Kepala Bagian (Kabag) Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiasa didampingi Kabid Penindakan dan Pemberantasan BNNP Bali, AKBP I Ketut Artha, di Denpasar, Rabu (17/5/2017).

Ditanya apakah para tahanan tersebut akan ditembak mati, pihaknya berkilah akan melihat situasi dan kondisi di lapangan.

Sang Gede menjelaskan, empat tahanan yang kabur tersebut kabur disel dalam tahanan bawah. Mereka memotong jeruji sel dengan cara menggergaji jeruji tahanan.

“Mereka memotong ventilasi pakai gergaji. Dapat gergaji dari mana kita masih lakukan pendalaman, akan kita kaji. Yang jelas di sana ada 4 CCTV, dua di luar, dua di dalam,” katanya seraya mengatakan keempat tahanan itu kabur tanpa memakai seragam. Mereka masih terlihat pada pukul 03.45 Wita.

IMG_20170517_092110

Foto: bnn/sid.

Pantaun di lokasi, tampak tembok tahanan milik BNN Bali hanya dibatasi tembok yang bersebelahan dengan milik warga. Dari TKP tingginya kurang lebih 1,5 meter dengan tembok warga. Dari tembok ke tanah tingginya juga kurang lebih 1,5 meter.

Seperti diberitakan 4 tahanan BNNP Bali, melarikan diri pada Selasa (16/5/2017) sekitar pukul 06.15 Wita pagi. Pihak BNN Bali hingga kini masih melakukan pengejaran dengan menutup pintu-pintu pelabuhan seperti Padang Bai, dan Gilimanuk. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Berita Terkait:

4 Tahanan Kabur, Bobol Ventilasi Toilet BNNP Bali

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment