Ini Komitmen Ray Fernandez Jika Terpilih Menjadi Gubernur NTT

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandez. Foto: bnn/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork-Setelah resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur NTT periode 2018-2023 di Kantor DPD PDIP NTT, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Raymundus Sau Fernandez berkomitmen menuntaskan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur.

Bupati dua periode ini bertekad menurunkan angka kemiskinan di NTT dengan tiga gerakan besar yakni, gerakan tinggal layak, gerakan makan cukup dan gerakan pakai  layak.

“Seandainya saya dipercayakan rakyat NTT maka saya akan arahkan kebijakan ke masyarakat miskin. Rakyat kerja, pemerintah kerja maka rakyat akan makmur. Kemiskinan masyarakat tidak boleh dijual hanya untuk meraup sumbangan dari pemerintah pusat. Mari kita kawan kemiskinan di NTT,” tegas Ray di depan masa pendukungnya.

Selain itu, Ray juga berjanji akan mengembangkan potensi peternakan dan menjadikan NTT sebagai gudang ternak.

Sebagai kader partai saya menjunjung tinggi pada aturan partai. Ini komitmen saya jika partai mempercayakan saya. Kita tunggu keputusan dari DPD PDIP,” ujar Ray.

Sekertaris  PDIP NTT, Nelson Matara megatakan, pendaftaran ini merupakan tahap kedua setelah partai melakukan penjaringan nama-nama bakal calon.

“Setelah mendaftar, para bakal calon segera mensosialisasikan diri. Keputusannya kita tunggu penetapan dari DPP,” kata Nelson.

Menurut Nelson, partai tidak menutup kemungkinan bagi kader-kader lain untuk mendaftarkan diri.

“Pendaftaran kita buka dari 4-15 Mei. Bagi kader yang ingin mendaftar silahkan saja, partai selalu membuka diri,” imbuh Nelson.

Dia menambahkan, PDIP terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Namun, PDIP lebih memprioritaskan kadernya. Menurutnya, PDIP tidak menerapkan mahar bagi bakal calon yang mendaftar.

Pantauan wartawan, Raymundus bersama ribuan masa pendukungnya diterima oleh Sekertaris DPD PDIP NTT, Nelson Matara bersama petinggi DPD PDIP NTT lainnya.

Didepan Sekertaris DPD PDIP NTT, Raymundus yang didampingi istrinya menyerahkan “Oko Mama” berupa sirih pinang dan sebotol minuman khas Timor. Penyerahan Oko Mama diawali dengan sapaan adat Bahasa Timor Dawan sebagai ucapan terima kasih atas penyambutan.

Setelah mendaftarkan diri, Raymundus diberikan kesempatan berorasi di depan ribuan pendukung. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment