Tanpa Izin, Pemilik Galian C Sarwa Genep Diperiksa Polisi

Galian C di Desa Gubug yang tidak memilki izin. Foto: bnn/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Pemilik galian C penambangan batu padas di Banjar Sarwa Genep, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan I Nyoman S ( 57)  diperiksa pihak kepolisian, karena melakukan usaha penambangan tanpa izin (IUPR).

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa, Jumat (21/4). Dijelaskanya, hari Kamis tanggal 20 April 2017 sekitar pukul 08.00 Wita, pihaknya mendapat informasi bahwa di sekitaran Desa Gubug Tabanan ada kegiatan penambangan batu padas yang diduga ilegal. Sekira jam 10.00 Wita anggota kepolisian turun ke lokasi dan menemukan pekerja sedang melakukan kegiatan penggalian atau pemotongan batu padas. Para pekerja di lokasi mengaku kalau usaha tersebut milik I Nyoman S.

Tak lama kemudian datang I Nyoman S selaku pemilik usaha penambangan datang ke lokasi. Nyoman S mengaku bahwa usahanya tidak memiliki surat izin usaha penambangan (IUPR).

“Pelaku dan para pekerja kemudian digiring dan dimintai keterangan secara intensif di Mapolres,” jelasnya. Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah besi kait, dua buah besi pahat,  satu buah besi gali atau  linggis, dua buah Arko, satu buah penggaris, satu mesin sensow,  empat buah pisau mesin sensow, dua buah sekop, satu buah cangkul gali, 200 biji batu padas dengan ukuran 35x20x15 cm, satu buku catatan penjualan.

“Pasal yang dilanggar 158 UU RI NO. 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Dengan ancaman kurungan 5 tahun atau denda maksimal Rp 10 miliar,” jelas AKP Oka Suyasa. (ram)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment