Dua Pemuda Pungli di Kuta, Mengaku Warga Legian

I Putu Eldion Yogi, warga Renon, dan Fajar Hermawan Tanjung, warga Panjer, Denpasar Selatan, diamankan Polsek Kuta. bnn/sid

Kuta/BaliNewsNetwork-Mengaku sebagai warga Legian untuk meminta sumbangan, dua pemuda diamankan Polsek Kuta. Modus kedua pemuda masing-masing bernama I Putu Eldion Yogi (21) warga Renon dan Fajar Hermawan Tanjung warga Panjer, Denpasar Selatan ini meminta sumbangan untuk layang-layang di kawasan Kuta, Badung, Minggu (9/4/2017).

Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara menjelaskan, keduanya datang ke sebuah kos di Jalan Mertanadi, No 5, Kuta, Badung, Minggu 9 April 2017 sekira pukul 21.00 Wita.

Saat itu, saksi bernama Hannan, tengah berada di kamarnya dan tiba-tiba dua orang muncul yang mengaku dari Legian dan hendak meminta sumbangan.

Uang hasil pungli Yodi dan Fajar

Uang hasil pungli Yodi dan Fajar

“Pelaku ditanya minta sumbangan apa? Katanya buat sumbangan layang-layang. Saksi pun memberikan uang Rp10 ribu kepada pelaku dan kakak saksi memberi Rp 20 ribu, yang dicatat oleh pelaku di buku,” ujarnya, Selasa (11/4/2017).

Merasa ada yang janggal, saksi pun menghubungi kelian Banjar Abian Base dan keduanya diberhentikan oleh kelian yang bernama AA. Ngurah Made Trista dan ditanya berasal dari mana dan diminta menunjukkan KTP.

“Kedua pelaku mengaku dari Legian Kelod, tapi ditanya di sana ada yang kenal gak, mereka menjawab tidak ada yang kenal. Dan mereka juga tidak bisa menunjukkan KTP dengan alasan masih kecil,” jelasnya.

Kemudian kelian adat menelpon Kepala Lingkungan Legian Kelod bernama AA. Sukada dan setelah berada di TKP, herannya kedua tersangka mengaku berasal dari Renon, Denpasar.

“Kita sangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dari hasil minta sumbangan ini baru terkumpul uang Rp 235 ribu ini sudah bisa disebut mereka ini melakukan pungli ya,” tandasnya. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment