Kecewa Gaji Tak Dibayar Full, Kamera Mantan Bos Digondol

Pelaku dan BB saat rilis. Foto: bnn/sid.

Badung/BaliNewsNetwork-Putu Indra Andriani (24) ditangkap lantaran melakukan pencurian kamera DSLR merk Nikon type D90 warna hitam pada Sabtu (11/3) di TKP Jalan Raya Canggu nomor 88, Lingkungan Silayukti, Kelurahan Kerobokan.

Putu nekat mencuri kamera tersebut, lantaran dia kecewa gajinya tak dibayar full selama satu bulan oleh mantan bosnya yang bernama I Nyoman Widiana, (38).

Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa, mengatakan pelaku sebelumnya memang pernah bekerja bersama korban sebagai pegawai koperasi milik korban.

“Kemudian pelaku sudah berhenti berkerja. Dan sebulan setelah berhenti barulah ada kejadian seperti itu,” ujarnya di Denpasar, Selasa (21/3/2017).

Korban mengaku kehilangan sebuah kamera DSLR merk Nikon type D90 warna hitam yang disimpan di dalam almari kamarnya.

Sebelumnya, korban didatangi pelaku hanya untuk bertamu serta hanya sekedar mengobrol, namun karena ada keperluan keluar korban meninggalkan pelaku di rumahnya sendirian.

Merasa tidak ada yang mengetahui, pelaku pun masuk ke dalam kamar korban dan mengambil sebuah kamera dan langsung meninggalkan rumah korban.

Korban yang kembali ke rumahnya setelah menyelesaikan urusan luarnya tersebut kaget. Pelaku sudah tidak berada di rumah korban serta pintu kamarnya dalam keadaan terbuka.

Korban kemudian masuk ke dalam kamarnya dan mengecek barang miliknya. Ternyata kamera yang disimpan korban di dalam almari pakaiannya sudah tidak ada lagi dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Utara.

Tak selang berapa lama, Putu dibekuk di depan sebuah minimarket dekat tempat tinggalnya di Jalan Gunung Patas Gang II nomor 17 Denpasar.

Menurut keterangan tersangka, niatnya mencuri dikarenakan separuh gajinya sewaktu pelaku bekerja belum dibayarkan.

“Dia merasa kecewa akhirnya pelaku nekat mengambil kamera korban beserta tasnya,” jelas Putu Ika Prabawa, seraya menambahkan, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 12 juta. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment