Dihantam Ombak, Tiga Penyelam Lobster Asal Sumbawa Tewas di Flores Timur, 2 Belum Ditemukan

Proses evakuasi korban tewas di perairan Pantai Oa. bnn/ist

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Maksud hati menangkap lobster di perairan Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores  Timur, NTT, Senin (20/3) ke-9 nelayan asal Sumbawa, NTB  justru mengalami musibah mengenaskan.

Serangan badai dan gelombang yang mendadak muncul  di saat  aktivitas penyelaman,  menenggelamkan sampan dan kompresor  bersama  ke-7  penyelam.

Tiga  di antaranya ditemukan tewas dan telah dievakuasi, sementara 2  orang belum ditemukan. Sedangkan ke-4 lainnya selamat.

Kapolres Flores Timur AKBP Irshan Yandri yang dikonfirmasi  melalui  jalur WhatsApp, Selasa (21/3) membenarkan musibah yang dialami oleh nelayan asal Sumbawa, NTB tersebut.

Berdasarkan laporan Babin desa Pantai Oa, Bripka Fransiskus Jelahu, AKBP Yandri menguraikan   kecelakaan laut  itu terjadi  di perairan  desa Pantai Oa pada Senin (23/3) sekitar pukul 22.00 Wita.

Dengan menggunakan Kapal Motor Yudi Ambri asal Sumbawa, NTB Junaedy (38) sang nahkoda kapal bersama 8 AKB   bertolak dari Ende dan melabuhkan kapal  di perairan  Pantai Oa   sekitar pukul 22.00 Wita.

Dua korban selamat

Dua korban selamat saat di kamar jenazah RSUD Larantuka

“Aktivitas penyelaman lobster pun dilakukan dengan menggunakan sampan dengan 7  penyelam berada  di dalamnya. 5 dari ke-7 nelayan spesialis lobster tersebut langsung terjun  melakukan penyelaman dengan menggunakan bantuan kompresor. Barusan kelima penyelam itu turun, dalam hitungan 2 hingga 5 menit, tiba-tiba badai  yang diikuti dengan gelombang besar menerjang perairan itu dan menghantam sampan mereka hingga tenggelam dan menumpahkan kompresor  dan dua orang yang berada dalam sampan tersebut,“ papar AKBP Yandri.

Akibat hantaman badai dan gelombang besar itu, 3  nelayan ditemukan tewas, 2 di antaranya belum ditemukan, dan  4 abk selamat.

Proses pencarian dan evakuasi ketiga korban yang tewas dilakukan oleh ke-4 nelayan yang selamat dibantu warga desa Pantai Oa, Polsek Boru  dan  pasukan Polair Polda NTT. Berikut daftar para korban.

Korban Tewas 4 orang:

  1. Agus (19), Islam, Dusun Bajo, Desa Labumapin, Kecamaan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.
  2. Herman (27), Islam, Dusun Selayar, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.
  3. Ansal (32), Islam, Dusun Selayar, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Korban Belum Ditemukan 2 orang:

  1. Aleks (20), Islam, Dusun Bajo, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.
  2. Alfian (26), Islam, Dusun Bajo, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Sumbawa, NTB

Korban Selamat 4 orang:

  1. Junaedy (38), Islam, Dusun Bajo, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.
  2. Awaludin (40, Islam, Desa Sugian, Kecamatan Sembelia, Lombok Timur, NTB.
  3. Herminto (27), Islam, Desa Pulau Kaun, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, NTB.
  4. Vikri Andriwan (40), Islam, Dusun Bajo, Desa Labumapin, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Sampai saat ini pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan, namun untuk sementara dihentikan karena minimnya peralatan serta cuaca yang masih buruk. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment