Kecewa dengan Kinerja Kejari Alor, Mahasiswa Datangi Ombudsman RI

FKMA saat datangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan NTT Jumat, (17/3/2017). Foto: bnn/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork-Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Alor yang tergabung dalam Front Kebangkitan Mahasiswa Alor (FKMA) mendatangi Kantor Ombudsman RI Perwakilan NTT, Jumat (17/3/2017).  Mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan hukum di Kabupaten Alor yang hingga saat ini belum terselesaikan.

Ketua FKMA, Erson Atamau menyampaikan kekecewaannya atas kinerja Kejaksaan Alor yang belum menuntaskan berbagai persoalan yang telah dilaporkan masyarakat Kabupaten Alor.

Beberapa persoalan pembangunan infrastruktur penunjang kesejahteraan masyarakat Alor yakni pembangunan ruas jalan Taraman – Labapu – Pido yang dikerjakan oleh PT. Tiga Darah Karya Sejahtera, Proyek Pipa di Desa Lendola dan Kolana yang dikerjakan oleh PT.Gunung Intan dan Pembangunan Pasar Lipa.

Persoalan-persoalan tersebut menurut Erson, sudah dilaporkan ke Kejari Alor, Kejati NTT dan Polda NTT namun belum ditindaklanjuti.

“Kami mewakili masyarakat Kabupaten Alor. Kami percaya Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT dapat menindaklanjuti keluhan kami,” ujar Erson.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT, Darius Daton mengatakan, sesuai laporan, pihaknya akan mengirim tim untuk mengidentifikasi laporan masyarakat di Kejaksaan Nageri Alor, sejauhmana laporan tersebut ditindaklanjuti.

“Waktu identifikasi yang akan dilakukan oleh Ombudsman adalah 14 hari dengan penambahan 14 hari. Setelah itu Ombudsman akan memanggil Kejari Alor,” tegas Darius.

Darius meminta jaksa serius menanganani kasus-kasus korupsi karena saat ini korupsi sudah menjadi perhatian publik.

“Kewajiban kami di lapangan atas laporan ini adalah melakukan pendalaman terhadap dugaan-dugaan penyimpangan,” pungkas Darius. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment