Dokter Bersaksi Sebut Terdakwa Alami Gangguan Jiwa

Terdakwa David Fox Matthew

Denpasar/BaliNewsNetwork-Warga Negara (WN) Inggris, David Fox Matthew (55) yang terlibat kasus narkoba, nampaknya tidak mau lama-lama mendekam dalam penjara. Berbagai upaya dilakukan pria pensiunan wartawan itu, termasuk menghadirkan saksi meringankan.

Saksi meringankan yang dihadirkan adalah seorang dokter. Dia adalah dr. A.A. Artawan yang bertugas di Lapas Kerobokan, Denpasar. Saat memberikan kesaksian di depan majelis hakim pimpinan Erwin Djong, Atawan mengatakan sejak terdakwa menjadi penghuni Lapas Kerobokan, saksi sudah memeriksa sebanyak tiga kali.

Hasil pemeriksaan, ternyata terdakwa menggunkan hasis sejak 30 tahun lalu. Dan hasil wawancara dengan terdakwa, diketahui bahwa terdakwa menggunakan hasish untuk menghilangkan trauma saat meliput perang.

“Selain menggunakan hasis, terdakwa juga mengkonsumsi alkohol,” terang Artawan.

Selain itu, kata saksi dalam pemeriksaan juga menunjukkan adanya gangguan mental dan gangguan perilaku terhadap terdakwa.

“Selama dalam LP, terdakwa kan tidak menggunakan lagi, apa reaksinya,” tanya hakim Erwin yang dijawab saksi bahwa memang ada perubahan, tapi hanya sedikit.

“Terdakwa masih merasa susah tidur dan setiap 2 jam sekali terbangun,” jawab Atawan.

Usai mendengar keterangan saksi dokter, majelis hakim langsung memutuskan melakukan pemeriksaan terdakwa.

“Terdakwa mendapat hasish dari mana,” tanya hakim yang dijawab terdakwa mebeli dari seorang bule di On On Bar, Sanur.

Terdakwa juga menerangkan, saat ditangkap tanggal 8 Oktober 2016 sekitar jam 4 sore, dia mengaku tidak tahu kenapa ditangkap.

“Tapi setelah dijelaskan, saya mengerti. Saya ditangkap karena memiliki narkotika, saat itu juga saya langsung mengelurkan (hasis dan menaruh di atas meja,”kata terdakwa malalui penterjemahnya.

Terdakwa juga mengatakan, saat ditangkap dia menyebut masih menyimpan hasis di tempat tinggalnya.

“Lalu saya dengan polisi menuju tempat tinggal saya dan menyerahkan hasis itu,” aku terdakwa.

Sama halnya dengan keterangan dokter Artawan, terdakwa mengaku menggunakan hasis untuk mengurangi trauma saat masih bertugas meliput perang di berbagai negara.

“Perang di mana saja yang pernah terdakwa liput,” tanya hakim yang dijawab terdakwa, di Irak, Ceko, Afganistan dan Somalia.(Pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment