Singaraja/Balinewsnetwork-Untuk mengatasi anak-anak putus sekolah, pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan Buleleng akan membangun Posko Drop Out yang nantinya disebar di sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng.

Tujuan Posko Drop Out itu adalah menelusuri para siswa yang mengalami putus sekolah untuk diajak dan disekolahkan kembali.

Menurut Kadis Pendidikan Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menyebut,  penelusuran terhadap para siswa yang mengalami putus sekolah itu akan dilakukan oleh masing-masing Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) yang ada di sembilan kecamatan dengan mendirikan Posko Drop Out.

”Nanti kita lakukan penelusuran terhadap para siswa yang mengalami putus sekolah, diajak untuk  disekolahkan lagi. Bayangkan, pemerintah memiliki beberapa program yang intinya menyekolahkan anak yang tidak mampu sekolah, namun kenapa harus putus sekolah, kan hal ini perlu ditanggulangi utamanya para siswa dan siswi di tingkat Sekolah Dasar (SD),” jelas Suyasa Jumat (15/07/2016).

Lebih jauh Suyasa menuturkan, setelah penelusuran dan pendataan dilakukan, Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng akan menganalisia permasalahan yang dihadapi setiap siswa, hingga menyebabkan mereka putus sekolah.

”Setelah para siswa dan siswi yang putus sekolah itu kita dapatkan kita nanti akan lakukan pendataan penyebab yang bersangkutan putus sekolah sehingga kami mengetahui penyebab putus sekolah dan nantinya bisa disekolahkan kembali, melalui dana seperti BOS,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memang telah berkomitmen untuk bisa menuntaskan program wajib pelajar 9 tahun untuk para siswa di Kabupaten Buleleng. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment