Lima WNI Dideportasi dari Turki, Diamankan Imigrasi Nurah Rai

Ilustrasi ISIS. bnn/ist

Denpasar/BaliNewsNetwork-Lima warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Istambul, Turki, begitu tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Tuban, Bali, Selasa (24/1/2017) langsung dicokok pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Kelima warga negara yang berasal dari Cilincing, Jakarta Utara, diduga ada upaya untuk gabung ke dalam organisasi radikal ISIS. Saat ini kelima terduga pelaku diamankan di Mapolda Bali.

Informasi yang berhasil dihimpun, petugas Imigrasi Bandara Ngurah Rai mengamankan kelima WNI yang terdiri dari dua orang perempuan dan tiga laki-laki saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Selasa (24/1) pukul 22.15 Wita dengan menggunakan pesawat Emirates Airlines nomor penerbangan EK-398.

Kelima WNI masing masing berinisial TUAB (pria), Nur AZ (perempuan), Nur Ch (perempuan) dan dua pria lagi berinisial Muh UA dan Muh US. Sbelumnya kelima orang ini datanf dari Doha dan diduga akan bergabung dengan ISIS di Suriah.

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja yang dikonfirmasi  membenarkan adanya lima orang WNI yang dideportasi dari Turki dan diduga kuat telah terindikasi terlibat jaringan ISIS.

Karenanya, guna mencegah adanya WNI lain yang terlibat jaringan ISIS sehingga perlu  memperketat akses pekerja ke luar negeri jika tanpa ada sponsor yang jelas.

“Iya, memang benar ada WNI yg sedang diperiksa terkait deportasi dari Turki. Sekarang sedang dirapatkan dan belum selesai. Nanti lebih jelasnya pasti kita sampaikan,” ujar Hengky menyampaikan melalui pesan singkat di WA. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nam

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment