Gempa Manggarai Barat Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (20/1/2017).

Hasil analisis BMKG menunjukan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 06:54:57 Wita dengan kekuatan M=4.9 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 8.27 LS dan 119.79 BT, pada kedalaman 160 km.

Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan lemah dirasakan di daerah Labuan Bajo dalam skala intensitas I SIG-BMKG atau (I-II MMI). Di daerah ini guncangan gempabumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang.

“Terkait dengan peristiwa gempa bumi Manggarai Barat yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 07:26 Wita, belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir barat dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” ujar Kepala BMKG NTT, Drs. Hasanudin.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Eurasia yang menyusup ke bawah lempeng Indo-Australia dan terjadi deformasi batuan hingga memicu terjadinya gempa bumi. (amar ola keda)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment