Terbelit Hutang, Ibu Rumah Tangga Ini Gadaikan Mobil Orang

Pegadaian. Foto/ist

Denpasar/BalinewsNetwork-Terlilit hutang, seorang ibu rumah tangga bernama Ida Ayu Oka Mayuni (52), nekat menggadaikan sebuah mobil jenis Suzuki Swift warna putih milik  Ni Made Govindasari ke pegadaian senilai Rp 75 juta.

Modus pelaku adalah berpura-pura hendak membantu menjualkan mobil korban, Ni Made Govindasari. Namun ternyata hingga jangka waktu yang cukup lama,  mobil tak kunjung terjual. Alih-alih terjual, pelaku malah membawa kabur mobil Suzuki Swift tersebut dan digadaikan di Kanwil VII Pegadaian di Renon, Denpasar.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, kejadiannya berawal pada 18 Oktober 2016 lalu namun baru dilaporkan pada  13 Desember 2016 lalu, sesuai dengan LP/1815/XII/2016/Bali/Resta Dps. Pihaknya kemudian menindaklanjuti laporan tersebut.

Dijelaskan, pada saat itu pelaku bernama Ida Ayu Oka Mayuni (52), asal Badung tengah mengontrak di rumah korban di Jalan Trengguli, Gang Wilsen, Banjar Kalah, Penatih, Denpasar Timur dalam jangka waktu satu tahun. Saat itu, korban mengaku ingin menjual mobilnya, dan pada saat itu  pelaku Ida Ayu Oka Mayuni menyanggupinya.

“Karena kenal dekat dan percaya  pelaku mampu menjualkan mobilnya, korban kemudian memberikan BPKB mobil kepada pelaku, namun selama dua minggu mobil itu belum terjual juga. Akhirnya korban minta pelaku mengembalikan BPKB tersebut,” ujar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan di Denpasar Kamis (12/01/2017).

Selanjutnya pada  11 Oktober pelaku mengembalikan BPKB kepada ibu korban di rumah kontrakan (TKP-red) yang  selanjutnya oleh ibu korban disimpan di pelangkiran atau tempat sembahyang di rumah.

Kemudian pada  18 Oktober 2016, pelaku yang beralamat di Jalan Tukad Musi V Nomor 12 Banjar Sasih, Panjer, Denpasar Selatan ini, menyatakan ingin menyewa mobil korban selama 22 hari atau sampai 10 November 2016. Korban percaya dan setuju dissewakan. Namun hingga jatuh tempo, mobil tersebut tak kunjung kembali.

“Si pemilik mobil curiga karena dia menyewa mobil, namun sampai jatuh tempo,  mobil tak kunjung kembali. Akhirnya dia mendatangi pelaku ke rumah kontrakan yang baru di Jalan Siulan. Ternyata si pelaku mengaku bahwa mobil tersebut sudah digadaikan di Kantor Pegadaian  Cabang  Renon Denpasar,” papar Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan .

Akhirnya pelaku dapat ditangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Denpasar di Jalan Batuyang, Gang Merpati I, Batubulan Gianyar, Senin (09/01/2017) sekitar pukul 17.00 Wita.

“Setelah kita periksa, pelaku mengaku mencuri BPKB milik korban di tempat pelangkiran  di rumah korban. Dia juga mengaku telah menyewa mobil korban selama 22 hari sebesar Rp 7 juta. Pengakuannya sudah dibayar dengan alasan untuk dipakai oleh kakak pelaku, namun ternyata malah digadaikan. Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp109 juta,” pungkas  Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan

Pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. (Sid)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment