Orang Tua Murid Serbu Kantor DPRD Kota Kupang – Kisruh Penyaluran PIP 

Ratusan orang tua murid melakukan aksi demo di depan kantor DPRD Kota Kupang menuntut pencairan dana PIP. bnn/amar ola keda

Kupang/BaliNewsNetwork-Ratusan orang tua murid menyerbu kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Rabu (11/1/2017). Mereka mendesak DPRD Kota Kupang segera mengeluarkan rekomendasi untuk kepala sekolah yang sampai saat ini tidak mau mengeluarkan surat keputusan kepada siswa-siswa penerima bantuan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Seknas, Poros Jokowi, Jenggala Center juga turut terlibat dalam aksi itu.

Pantauan wartawan, dalam aksi itu masa membawa sejumlah spanduk bertuliskan, “Tangkap dan adili aktor pengkhianat PIP”,  “Pecat aparat penghambat PIP”, “Usut tuntas oknum penghambat pembayaran PIP”, “Segera bayar beasiswa PIP”.

Baca:  Kisruh PIP, DPD NTT Bara JP Bantah Dalangi Aksi 111 

Aksi itu pun diwarnai saling dorong antara massa aksi dengan aparat kepolisian ketika orang tua murid memaksa untuk masuk ke ruangan kantor DPRD. Aksi dorong mendorong itu terhenti ketika anggota DPRD Kota Kupang bersedia melakukan audiens bersama beberapa utusan massa aksi.

Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Teny Medah mengatakan, siap melaksanakan tuntutan orangtua murid dan berjanji akan mengeluarkan rekomendasi dan lampiran kepada kepala sekolah untuk segera mengeluarkan surat keputusan bagi siswa penerima PIP.

“Jika sudah ada rekomendasi dan lampiran dari DPRD maka wajib dilaksanakan kepala sekolah dengan mengeluarkan surat keputusan. Jika tidak, kami sebagai DPRD dan orang tua murid akan membuat laporan ke polisi,” tegas Medah. (amar ola keda)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment