Atap SDN Parumaan Bocor Total, Menganggu KBM

Gedung SDN Paruman, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT. bnn/yunus atabara

Maumere/BaliNewsNework-Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parumaan, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, NTT sungguh sangat memperihatinkan. Selain masih terdapat kekurangan berbagai fasilitas penunjang seperti meja, kursi dan lemari, sekolah beratap seng ini sebagian besar sudah bocor karena termakan usia. Tak pelak, kondisi ini sangat mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Semakin hari semakin tinggi tingkat kerusakan sekolah tersebut. Kondisi itu diprediski bakal berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Maklum saja,  saat ini musim hujan terus mengguyur wilayah Paruman. Akibatnya air hujan masuk dalam sekolah,  merusak seluruh plafon lalu menetes ke dalam kelas.

Buntutnya, para siswa tidak dapat mengikuti KBM dengan baik. Tak jarang KBM sering berpindah di tempat yang tidak terkena air hujan.

Hal itu dikatakan Yusnib (42), salah seorang guru pada SDN Parumaan kepada BNN, Senin (09/01/2017 di Parumaan.

“Sengsara sekali kami di sini kalau hujan. Kami berharap dari Dinas PPO harus turun ke sekolah ini dan lihat langsung. Kami sudah laporkan ke Dinas PPO tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari dinas untuk memperbaiki sekolah kami,” kata Yusnib.

Mess guru SDN Paruman,

Mess guru SDN Paruman. bnn/yunus atabara

Secara terpisah Sekretaris Desa Parumaan Muhdir kepada BNN membenarkan kondisi sekolah itu. Menurut Muhdir, sekolah itu tidak pernah dilakukan renovasi sejak dibangun kembali pasca gempa tahun 1992. Bangunan sekolah SDN Parumaan lanjut Muhdir adalah bangunan sekolah bantuan gempa Flores yang dibangun dengan rangka besi.

Selain kondisi sekolah yang sangat memprihatinkan, lanjut Muhdir,  dua unit bangunan mess guru juga mengalami rusak berat. Kondisi ini membuat para guru harus tinggal jauh dari sekolah karena mess guru tidak layak dihuni. Satu diantara mess guru berlantai tanah dan berdinding bambu tersebut dibangun oleh para guru sendiri secara swadaya.

“Sekarang saja guru belum masuk semua bahkan ada yang masih di Maumere, karena rumah mereka ada di Maumere,” kata Muhdir yang dibenarkan warga lainnya.

Muhdir, Sekretaris Desa Paruman. bnn/yunus atabara

Muhdir, Sekretaris Desa Paruman. bnn/yunus atabara

SDN Parumaan memiliki jumlah murid sebanyak 147 orang dan memiliki guru sebanyak 11 orang. Di antarnya  5 orang berstatus guru PNS, sementara sisanya merupakan guru honor. Sekolah ini memliki 6 ruang kelas,  dalam satu kelas terdapat 20 sampai 25 orang murid.

Pantauan media ini di lokasi sekolah, atap seng terlihat berkarat sementara 2 unit  rumah dinas guru yang rusak juga tidak diperbaiki. Rumah dinas yang ada pun masih belum layak ditempati sebab masih berlantai tanah dan berdinding bambu. (yun)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment