Pemerintah Gandeng Tagana Validasi Data Korban Banjir

Kebun jagung milik warga Wolomarang dihantam banjir. Foto: BNN/Yunus Atabara

Maumere/BaliNewsNetwork-Pemerintah Kabupaten Sikka menggandeng Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam melakukan validasi data korban banjir dan genangan air  di wilayah Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Hal itu untuk mendapatkan data yang akurat sebagai bahan pemerintah baik dalam memberikan bantuan langsung maupun dalam melakukan kajian untuk untuk menata kembali drainase di wilayah tersebut.

Data sementara korban yang terendam air sebanyak 53 rumah, 52 rumah diantaranya terendam air dan satu lainnya hanyut terbawa banjir. Dari 53 rumah korban banjir terdapat 55 kepala keluarga (kk) dan 252 jiwa. Hingga saat ini pemerintah kelurahan bersama Tagana terus melakukan validasi data kemungkinan korban yang belum terdata.

Hal itu dikatakan Lurah Wolomarang Hamid Ola Bura kepada BNN di Posko Tagana yang bertempat di aula Kelurahan Wolomarang, Minggu (8/1) siang.

“Untuk sementara ada 53 rumah korban air terendam dan satu diantaranya hanyut terbawa air. Data ini adalah data sementara karena saat ini kita masih terus validasi data korban. Tidak menutup kemungkinan data akan bertambah,” kata Lurah Wolomarang.

Banir menggenangi pekarang hinggga rumah warga. bnn/yunus atabara

Banir menggenangi pekarang hinggga rumah warga. bnn/yunus atabara

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sikka Farid Lada Pase, yang membawahi Tagana,  yang bertugas untuk membantu para korban yang rumahnya terendam air. Sedangkan untuk data semuanya dari pemerintah kelurahan yang akan keluarkan, karena Tagana hanya bersifat membantu pemerintah.

“saat ini pemerintah sedang validasi data, Tagana hanya membantu tetapi yang berhak mengeluarkan data adalah pemerintah kelurahan,” kata Lada Pase.

Menurut Lada Pase saat ini Tagana yang membangun Posko di Kantor Lurah Wolomarang selain membantu pemerintah dalam validasi data korban, juga Tagana membantu mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada puluhan korban yang rumahnya terendam air. (yun)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author