Musim Hujan Masih Panjang, Pemerintah Diminta Bersikap

Kawasan Wolomarang yang tergenang banjir. Foto:BNN/Yunus Atabara

Maumere/BaliNewsNewtwork-Anggota DPRD Sikka dari Fraksi PDI Perjuangan Alfonsus Ambrosius yang berdomisili di wilayah Kelurahan Wolomarang meminta pemerintah untuk segera melakukan kajian penyebab puluhan rumah terendam air. Hal itu mengingat musim hujan masih panjang hingga bulan Maret mendatang  agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak dan kerugian yang lebih besar di masyarakat.

Selain itu Alfonsius Ambrosius juga meminta pemerintah segera menata  drainase dalam Kota Maumere, terutama di wilayah Wolomarang  yakni wilayah  yang paling parah  terendam banjir.

Pemerintah harus menindak tegas seluruh pengusaha dan warga yang menimbun material dalam drainase yang menghambat kelancaran air  sampai ke muara.

“Pemerintah harus segera cari solusi, jangan korbankan masyarakat. Pemerintah harus punya rencana rutin saat memasuki musim penghujan dalam menata drainase, agar tidak menimbulkan korban, dan kerugian bagi masyarakat,” kata Alfonsus Ambrosius, Minggu (08/01).

Kawasan Wolomarang yang tergenang banjir. bnn/yunus atabara

Kawasan Wolomarang yang tergenang banjir. bnn/yunus atabara

Menurut Alfonsus, sesuai fakta lapangan di lokasi korban air terendam selain penataan dan pemeliharaan drainase yang tidak rutin dari pemerintah, juga diakibatkan oleh penataan bangunan yang tidak teratur,  serta ada pengusaha yang nakal menutup drainase dengan material persis di jalan masuk rumah masing-masing.

Ia berharap selain menata drainase yang ada saat ini, pemerintah harus membuat perencanaan untuk membangun drainase yang berfungsi mengalirkan air ke kali yang ada di sekitar wilayah tersebut.  Hal itu untuk mengantisipasi akan terulangnya genangan air yang merendam rumah warga.

Secara terpisah Plt Kadis PU Sikka Agustinus Boy Satrio mengatakan, pemerintah segera melakukan survey khususnya di wilayah Kelurahan Wolomarang untuk mengetahui penyebab puluhan rumah terendam air. Dari hasil survey nantinya, lanjut Satrio, pemerintah akan menata ulang drainase di wilayah tersebut, khususnya drainase yang selama ini tidak bermanfaat.

“Dinas PU segera turunkan tim untuk melakukan survei agar segera mengambil langkah selanjutnya. Besok (Senin-red) kita akan turun ke lokasi air terendam,” kata Boy Satrio, saat dikonfirmasi Minggu, 08/01/2017. (yun)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment