Indeks Kepuasan Masyarakat 2016, Pendidikan Mencapai 74,72%

Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera

Maumere/BaliNewsNetwork-Dari hasil pelaksanaan pengukuran kepuasan masyarakat atas pelayanan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan pengukuran 35 dimensi dan 121 atribut, maka rata-rata Indeks kepuasan masyarakat Kabupaten Sikka sebesar 64,74% dengan kriteria puas. Inilah hasil survey yang dilakukan oleh lembaga Indipenden Universitas Nusa Nipa Maumere.

Dari kriteria di atas,  sebanyak 16 dimensi  dengan kriteria paling tinggi adalah Pendidikan 74,72%, Kesehatan 74,50% dan Ketahanan pangan sebesar 71,43%. Sedangkan kriteria  di bawah rata-rata sebanyak 19 dimensi dengan kriteria paling rendah adalah Penanaman Modal 54,19, Ketenagakerjaan 56,17 dan Perpustakaan sebanyak 57,16%.

Demikian dikatakan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera yang didamping Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar kepada awak media pada malam pergantian tahun di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sikka di Jalan Eltari Maumere.

“Peningkatan kualitas pendidikan dengan penekanan pada pembinaan karakter. Pembinaan karakter perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, modernitas dan kemajuan teknologi informasi telah menggeser kultur positif masyarakat yang telah diwariskan secara turun temurun menuju kultur yang cenderung negatif, destruktif, dan individualistik,” kata Bupati Amsar Rera.

Bupati Ansar Rera menjelaskan, degradasi moral dan banyaknya kasus kenakalan remaja merupakan indikasi kuat lunturnya karakter masyarakat berbasis kearifan lokal. Oleh karena itu, pembinaan karakter menjadi salah satu langkah penting untuk meminimalisir dampak negative modernisasi dan globalisasi.

Menurut Ansar, alokasi anggaran untuk program pendidikan sebesar Rp 35.601.050.827 yang digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana sekolah. Antara lain, pembangunan gedung PAUD (ruang belajar / bermain) bagi 3 PAUD, Sarana bermain untuk 40 PAUD, pembangunan gedung 4 Sekolah. Pembangunan 11 unit rumah dinas SD / SMP, penambahan 4 ruang kelas baru di tiga sekolah, Pembangunan 9 ruang guru di sembilan sekolah, pembangunan turap dan pagar sekolah, perpustakaan, sanitary, meubalair, rehabilitasi sedang / berat rumah dinas, pemberian rekomendasi pendirian empat unit sekolah baru yakni SMA Negeri Waiblama, SMP  Negeri Pruda Kecamatan KangaE, SMP Negeri Nuba Arat Kecamatan KangaE dan SMP St. Paulus Pogon Kecamatan Waigete, serta pemberian izin pendirian (operasional) SMP Katholik Maria Kanisia di Misir, Kecamatan Alok.

“Dana yang dianggarkan juga untuk Pemberian tunjangan bagi guru honor daerah sebanyak 80 orang dan honor guru komite sebanyak, 260 orang,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ansar Rera untuk peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dengan penekanan pada pembinaan karakter untuk mendukung kegiatan       keolahragaan, dengan prestasi antara lain, cabang olahraga kempo, silat, tae kwon do, atletik, tinju, sepak bola serta di bidang seni tari dan vokal. (yun)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment