Gedung SMPN 2 Reroroja Ambruk Diterjang Angin

Gedung darurat SMPN 2 Reroroja yang ambruk. Foto: bnn/yunus atabara

Maumere/BaliNewsNetwork-Hujan deras  disertai angin kencang menerjang gedung SMP Negeri 2 Reroroja di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, pada malam natal yang lalu. Empat ruangan kelas ambruk yakni ruang kelas VII sebanyak 3 ruangan dan 1 ruangan untuk kelas VIII.

Hal itu dikatakan wali kelas VIII yang juga sebagai guru bidang studi Bahasa Indonesia, Karolina M.K Jere saat ditemui BNN Rabu (04/01/2017) siang di Kantor Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.

Baca: Bupati Minta Percepat Pembangunan Gedung Sekolah

“Untung saat peristiwa itu terjadi siswa siswi sudah libur sehingga tidak ada korban jiwa. Hanya seluruh perabot seperti meja, kursi dan papan tulis, banyak yang rusak,” kata Karolina yang mengakui bahwa bangunan sekolah tersebut rawan abruk karena konstruksinya yang kurang memadai.

Ruang kelas SMPN 2 Reroroja berantakan diterjang angin

Ruang kelas SMPN 2 Reroroja berantakan diterjang angin. Foto: bnn/yunus atabara

Sebagai guru bidang studi, Karolinan sangat mengkhawatirkan siswa siswinya saat masuk sekolah pada tanggal 07 Januari mendatang. Hal itu karena ruang kelas sekolah tersebut sangat terbatas, tidak seimbang dengan jumlah siswa sekolah itu. Hal itu akan mengganggu jalannya proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Kepala Desa Reroroja, Bernadus Berhand Kelan secara terpisah menjelaskan, bangunan sekolah yang ambruk adalah bangunan sekolah darurat yang dibangun Komite Sekolah bersama orang tua murid. Konstruksi sekolah itu menurut Kepala Desa Reroroja menggunakan bahan kayu dan bambo beratap seng.

“Memamng gedung itu rawan ambruk. Sekalipun baru dibangun tahun 2015, tetapi itu bangunan darurat, sebagai kegiatan KBM karena muridnya membludak. Ada ratusan siswa yang mengkuti KBM di gedung darurat itu,” ujarnya.

Ia menyampaikan,  pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan mengundang seluruh para orang tua wali murid untuk berswadaya membangun kembali gedung tersebut agar tidak menghambat KBM di sekolah nanti.

Selaku Kepala Desa Bernadus berharap segera ada bantuan dan perhatian pemerintah untuk memberikan perhatian atas kondisi sekolah tersebut. (yun)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment