SMKN 1 Gerokgak Diresmikan

Suasana peresmian SMKN 1 Gerokgak. Foto: bnn/ian

Singaraja/BaliNewsNetworkMasyarakat di Kecamatan Gerokgak mulai bernafas dengan lega. Pasalnya sekolah kejuruan yang menjadi idaman masyarakat sejak dahulu, akhirnya teruwjud dan  diresmikan Rabu (28/12) oleh Kepala Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng I Made Sedana.

SMK Negeri 1 Gerokgak  berdiri di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Bali di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak. Dana pembangunan gedung baru ini adalah bantuan  pemerintah pusat untuk  enam ruang kelas, satu ruang kantor, dua ruang praktik dan satu toilet. Seluruh bangunan yang sudah berdiri juga telah diplaspas yang didahului dengan upacara pecaruan tepat pada Tilem Kaenam.

Menurut Kepala SMKN 1 Gerokgak Komang Sudi Mahayasa ditemui disela  acara peresmian mengatakan SMKN 1 Gerokgak ini mampu menampung  150 siswa baru untuk tiga jurusan yang telah dibuka yakni jurusan Akomodasi Perhotelan (AP), Tata Boga (TB) dan Teknik Sepeda Motor (TSM).

”Sementara masih cukup, namun tahun ajaran baru nanti (2017/2018), kami belum punya kelas belajar untuk siswa baru,” ujarnya.

Sebagai sekolah yang baru dirintis, selain masih terkendala masalah fasilitas belajar, juga masih terkendala tenaga pendidik. Terutama guru produktif di jurusan Akomodasi Perhotelan.

Meski demikian, pihaknya mengatakan bahwa antusias siswa Buleleng Barat untuk mengenyam pendidikan di SMKN 1 Gerokgak sangat tinggi. Terbukti baru dua tahun menerima siswa, jumlahnya sudah mencpai 150 orang.

Siswa SMKN 1 Gerokgak  selain berasal dari Kecamatan Gerokgak, juga banyak yang berasal dari  Seririt. Bahkan tahun depan pihaknya juga akan mencoba untuk menyaring siswa dari daerah Gilimanuk, yang memiliki akses lebih dekat ke Gerokgak dibandingkan ke pusat kota Negara.

Keberadaan SMKN 1 Gerokgak kini juga telah dirasakan manfaatnya bagi warga sekitar. Perbekel Desa Banyupoh, Putu Sukerata, mengatakan kehadiran SMKN 1 Gerokgak merupakan cita-citanya bersama warga setempat untuk menyediakan akses pendidikan yang dekat dengan masyarakat.

Selama ini anak-anak di wilayah Desa Banyupoh dan sekitar melanjutkan sekolah ke jenjang menengah atas di luar Gerokgak.

”Sekarang sudah ada sekolah negeri yang dekat, cita-cita pendidikan dasar 12 tahun bagi anak-anak kami di sini bisa tercapai, meski sebelumnya pembangunan sekolah ini banyak rintangan,” pungkasnya. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment