Tim Pemenangan PASS Tuding KPU Jalan di Tempat – Banyak Warga Tidak Tahu Pilkada Buleleng

Ketua Tim Pemenangan PASS, Gede Supriatna. Foto: bnn/ina

Singaraja/BaliNewsNetwork-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Buleleng pada 15 Februari 2017 mendatang sepertinya kurang greget. Maklum, banyak masyarakat yang masih belum mengetahui pesta demokrasi  itu. Hal inilah yang dikeluhkan oleh Ketua Tim Pemenangan Putu Agus Ssuradnyana dan I I Nyoman Sutjidra (PASS) Gede Supriatna.

Gede Supriatna menilai  kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng seperti jalan di tempat. Menurut Supriatna,  tahapan Pilkada Buleleng akan sangat bagus apabila ada suatu pengawasan baik dari Panwaslih ataupun dari pihak KPU Buleleng namun sejauh ini dirinya menilai kalau pengawasan yang dilakukan pihak KPU tidak dibarengi dengan adanya sosialisasi kepada masyarakat yang membuat sebagian besar masyarakat tidak mengetahui pelaksanaan Pilkada Buleleng.

”Kalau saya lihat bagus sekali dengan adanya pengawasan yang dilakukan Panwaslih dan KPU namun yang kami sayangkan kurangnya sosialisasi terkait Pilkada kepada masyarakat. Kami tidak pernah melihat KPU itu melakukan sosialisasi, saya khawatir  masyarakat  tidak tahu akan pelaksanaan Pilkada,” sorot Supriatna.

Supriatna malah menuding  Undang-Undang No. 10 tahun 2016 membuat terbatasnya gerak para calon untuk melakukan sosialisasi kemasyarakat namun. Karenanya Supriatna berharap  KPU Buleleng agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat paling bawah.

”Kenyataan yang kami lihat di lapangan banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang pelaksanaan Pilkada Buleleng. Para calon kan dibatasi ruang geraknya dari pengawasan serta undang-undang yang ada maka dari itu kami sarankan kepada KPU Buleleng agar lebih gencar dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga paling bawah,” tegasnya lagi.

Divisi Sosialisasi KPU Buleleng Gede Sutrawan. bnn/ina

Divisi Sosialisasi KPU Buleleng Gede Sutrawan. bnn/ina

Di tempat terpisah, Komisioner KPU Buleleng Gede Sutrawan mengatakan, KPU Buleleng sebenarnya sudah melakukan sosialisasi mengenai tahapan Pilkada Buleleng. Hanya saja KPU Buleleng tak memungkiri masih ada masyarakat yang belum paham seutuhnya mengetahui  Pilkada Buleleng.

Sutrawan menyatakan sosialisasi sudah terus dilakukan. Bukan hanya dilakukan oleh KPU Buleleng, namun juga dilakukan oleh lembaga ad hoc di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan.

”Khusus kampanye, kami sudah lakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat. Lewat pagelaran seni juga sudah. Lembaga ad hoc di kecamatan juga sudah membantu. Memang baliho dan spanduk belum. Sebentar dari rekanan akan mencetak dan segera memasang. Isinya ajakan memilih lewat baliho dan spanduk,” ujar Sutrawan, sambil menyebut sosialisasi juga dilakukan melalui media online yang ada. (ina)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment