SMA Kristen Mercuzuar Kupang Gelar Bazar Kewirausahaan

Bazar kewirausahaan SMK Kristen Mercuzuar Kupang. Foto: bnn/amar ola keda

Kupang/BaliNewsNetwork–SMA Kristen Mercuzuar Kupang, NTT menggelar bazar di halaman sekolah, Jumat (16/12/2016). Dalam bazar itu, siswa-siswi menampilkan hasil karya siswa sendiri yang terbentuk melalui kelompok kewirausahaan.

Bazar yang digelar pada pukul 00.09-16.00 tersebut banyak dikunjungi masyarakat. Aneka jajan seperti dari ubi kayu, ubi jalar, beras ketan dan buah buahan serta sayuran, menjadi stand favorit bagi para pengunjung stand. Bahkan ada siswa yang menampilkan berbagai macam pernak pernik natal.

Kepala SMK Kristen Mercuzuar  Drs. Soleman Dapataka M.A mengatakan, kegiatan bazar dimeriahkan dengan berbagai tampilan stand dengan dekorasi sesuai kreatifitas masing-masing kelas. Pihak sekolah nantinya akan memberikan penghargaan atau sertifikat kepada stand terbaik.

“Bazar ini membuktikan bahwa siswa-siswi menangkap peluang karena sedikit lagi umat Kristiani merayakan Natal. Kegiatan ini menginspirasi kita semua, untuk lebih menghargai alam sekaligus belajar berjualan serta menangkap peluang usaha,” ujar Soleman.

Sebagai guru, lanjut Soleman, selalu mengharapkan agar kelak siswa bisa membuka usaha sendiri. Dalam bazar ini, siswa-siswi dibentuk per kelompok yang terdiri dari 4-5 orang siswa dengan memamerkan hasil karya mereka.

“Pihak sekolah memberikan modal awal berupa bantuan dana yang berasal dari Kementerian Pendidikan,” kata Soleman.

Menurut Soleman, modal yang diberikan pada anak didik sebagai modal awal untuk berusaha. Setelah mendapat keuntungan dalam penjualan, keuntungan itu sebagai milik mereka, sedangkan modalnya di kembalikan ke sekolah untuk dibagikam pada siswa siswi yang lain.

Soleman menambahkan, bazar kewirausahaan ini merupakan harapan Presiden Jokowi untuk melahirkan siswa-siswi yang mandiri dan tidak mengharapkan usaha atau pekerjaan pada pemerintah.

“Harapan Pak Jokowi pada anak bangsa sebagai kader generasi bangsa harus produktif dengan membuka usaha sendiri, dan kita sebagai guru harus mulai memberi pelajaran wirausaha pada siswa-siswi sehingga mereka bisa membuka usaha sendiri,” pungkas Soleman. (Amar Ola Keda)

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment