Enam Pria Asal Sulsel Bukan Rekan Irwansyah

Kapolda NTT Brigjen Pol E. Widyo Sunario. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork—Enam pria asal Sulawesi Selatan yang mengamankan diri di Polda NTT bukan rekan Irwansyah (32) pelaku penikaman tujuh siswa SDN 1 Seba, Kabupaten Sabu Raijua, NTT pada Selasa (12/12/2016) lalu.

“Hasil pemeriksaan Polda NTT bersama Tim Densus 88 tidak ditemukan adanya keterkaitan enam orang itu dengan tersangka yang tewas dan tidak ada kaitan dengan kasus terorisme,” kata Brigjen Pol E. Widyo Sunario kepada sejumlah wartawan, Kamis (15/12/2016).

Menurut Kapolda, meski keenam pria tersebut tidak ada kaitan dengan pelaku penikaman, namun Polda NTT terus melakukan pendalaman terhadap pelaku penikaman.

“Untuk sementara mereka mengamankan diri di Polda NTT. Jika situasi sudah memungkinkan, mereka kita pulangkan,” jelas Kapolda.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abast menambahkan, saat ini Polda NTT terus melakukan pemantauan terhadap isu-isu provokatif di media sosial. Jika terbukti menyebarkan isu provokatif, pihaknya akan menindak tegas pelaku penyebaran.

“Jika terbukti pelaku akan kita kenakan UU ITE,” tambah Jules Abast, kepada wartawan, Jumad (16/12/2016).

Menurut Jules, kasus ini murni kriminal dan tidak ada kaitan dengan SARA. Dia menghimbau agar warga NTT tidak mudah terprovokasi oleh berita di media sosial yang umumnya cenderung memutarbalikkan fakta yang sebenarnya.

“Dalam menyikapi kejadian ini warga diminta tidak melakukan tindakan anarkis dan mempercayakan langkah penegakan hukum oleh Polri agar tetap menjaga suasana persaudaraan, toleransi dan kerukunan antarwarga,” pungkas Jules. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment