Kerukunan Keluarga Jawa di Kupang Anggotanya dari Semua Agama

Warga Jawa di Kupang. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Paguyuban Kontak Kerukunan Sosial Keluarga Jawa (K2S) di Kota Kupang dibentuk sejak 1997 dengan penggagasnya beberapa sesepuh Jawa di Kupang. Uniknya, selain melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan dan santunan untuk warga Jawa, paguyuban ini juga menerima anggota dari daerah lain dan semua lintas agama.

“Saat ini ada 1.500 ribu KK dari total 3 ribu KK yang tergabung dalam K2S. Semuanya terdiri dari 62 Kabupaten/Kota di seluruh pulau Jawa. K2S tidak membedakan agama atau suku manapun karena paguyuban ini bergerak di bidang sosial,” ujar dr. H. Muhammad Ihsan ketua umum K2S kepada wartawan, Jumat (2/12/2016).

Ihsan mengatakan, K2S merupakan paguyuban yang murni menjalani misi  sosial dan tidak berafiliasi dengan Parpol yang mengusung semboyan ‘Guyub Rukun Agawe Sentosa’ (kerukunan mendatangkan kemakmuran).

Sebagai wujud perhatian kepada Kota Kupang, lanjut Ihsan, K2S akan melakukan kegiatan bhakti sosial dengan memperbaiki fasilitas permainan anak-anak dan pembangunan lopo di area taman nostalgia yang akan dilaksanakan pada Minggu, 4 Desember mendatang.
Selain itu, K2S juga melakukan kegiatan donor darah di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Minggu (11/12/2016).

“Pembangunan lopo sebagai bentuk perhatian warga Jawa terhadap Kota Kupang. Saat ini dana sudah terkumpul sebesar Rp 40 juta. Dana itu merupakan swadaya dari seluruh anggota. Itu sebagai wujud bhakti warga Jawa untuk Kota Kupang,” kata Ihsan.

Terkait aksi bela Islam jilid III di Jakarta, dia menghimbau agar warga Jawa di Kota Kupang tidak boleh terlibat atau terprovokasi karena toleransi di NTT sudah menjadi contoh daerah lain di Indonesia.

Sekertaris K2S, Febri Trisna Eka Hadi menambahkan, dalam kegiatan bhakti sosial itu, pihaknya akan mengundang Gubernur NTT, dan Walikota Kupang serta tokoh-tokoh lintas agama.

“Dalam waktu dekat K2S memberi santunan kepada anak yatim piatu di panti asuhan yang melibatkan dua calon walikota Kupang,” jelas Febri.

K2S menurut Febri, akan aktif terlibat dalam kegiatan kerohanian seluruh lintas agama di Kota Kupang. Pada puncak hari jadi ke-1 paguyuban K2S pada Minggu (11/12/2016), akan diadakan kegiatan doa dan renungan dalam meneladani Rosulullah S.A.W sebagai uswatun hassanah. Selain itu, ada tumpengan massal untuk seluruh anggota K2S.

“Dengan kegiatan ini diharapkan terbina silahturahmi yang erat antar anggota K2S dengan masyarakat Kota Kupang,” pungkas Febri. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment