Ratusan Mahasiswa Jembrana Berprestasi Digelontor Beasiswa

Bupati Jembrana Putu Artha ketika memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di GKBK, Minggu (20/11). bnn/agp

Negara/BaliNewsNetwork-Sebanyak 602 mahasiswa berprestasi asal Jembrana mendapatkan beasiswa yang diserahkan langsung Bupati Jembrana Putu Artha di Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK), Minggu (20/11).

Penyerahan beasiswa semacam ini dilakukan dua kali dalam setahun, dan penyerahan beasiswa kemarin merupakan yang kedua untuk bulan Juli hingga Desember 2016 dengan anggaran mencapai Rp 1,806 Milyar.

Seperti diketahui, program beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa ber-KTP Jembrana yang kuliah di universitas / perguruan tinggi negeri maupun swasta yang berakreditasi A, dengan syarat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,3 untuk fakultas umum dan 3,0 untuk fakultas kedokteran dan teknik. Jumlah beasiswa sebesar Rp. 500 ribu per bulan atau Rp 3.000.000 per semester.

Bupati Artha meminta, beasiswa yang diperoleh dimanfaatkan secara tepat dan bijak  untuk memenuhi kebutuhan kuliah. Dia berharap, dengan bantuan beasiswa tersebut, mampu mengurangi beban para orangtua yang menguliahkan anak-anaknya ke luar Jembrana.

Menurut Artha, orangtua tidak hanya keluar dana untuk keperluan kuliah saja, namun juga biaya kos dan kebutuhan hidup sehari-hari.

”Manfaatkan dengan baik beasiswa yang  diperoleh, jangan sampai dipakai hal-hal negalif. Jagalah nama baik Jembrana semasa mengenyam pendidikan,” harap Artha.

Para mahasiswa asal Jembrana diharap terus tekun belajar dan meraih prestasi. Bahkan Artha mengingatkan, pada mahasiswa asal Jembrana jangan ikut anggota geng dan ikut demo.

“Mahasiswa asal Jembrana jangan sampai ada yang ikut jadi anggota geng dan ikut demo, sebagai generasi penerus mari kita teruskan cita-cita proklamator kita,” tegas Artha.

Meski demikian, pihaknya tidak melarang mahasiswa asal Jembrana aktif di organisasi, sepanjang organisasi yang positif untuk meningkatkan kreatifitas dan kemajuan organisasi. Bupati Artha menegaskan, jika ada mahasiswa asal Jembrana yang terlibat demo yang tidak jelas tujuannya, terindikasi merongrong NKRI dan anarkis termasuk terlibat dalam peredaran atau positif narkoba akan di’blacklist’ dari program beasiswa.

Dalam kesempatan itu Bupati Artha juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada mahasiswa Jembrana yang sudah menunjukkan prestasinya. Sehingga Pemkab Jembrana dan orang tua tidak sia-sia mengeluarkan dana  untuk biaya kuliah.

“Kita harus bangga dengan Jembrana, meskipun PADnya kecil, tetapi mampu memberikan beasiswa kepada mahasiswa “ terang Artha.

Kadis Dikporaparbud Kabupaten Jembrana Nengah Alit menyebutkan, untuk pencairan tahap kedua periode Juli-Desember 2016 ini, sebanyak 611 mahasiswa yang mengajukan permohonan beasiswa. Setelah dilakukan seleksi dan pemeriksaan administrasi, sebanyak sembilan mahasiswa tidak lulus seleksi.  Tiga mahasiswa berkasnya tidak lengkap dan enam mahasiswa IPK-nya tidak memenuhi persyaratan. Sehingga yang  lulus sebanyak 602 mahasiswa.

“Setiap mahasiswa mendapat Rp 3 juta setiap enam bulan, dananya ditransfer langsung ke rekening mahasiswa, “ jelas Nengah Alit. (agp)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment