Tangisan Haru Anak Yatim Piatu Terima Kado Pertama dari Ibu Dharma Wanita

Foto bersama, kegiatan sosial Dharma Wanita Wilayah X NTT. Foto: balinewsnetwork/amar ola keda.

Kupang/BaliNewsNetwork— Mendapat kado serta kunjungan di saat hari ulang tahun merupakan hal baru yang dialami anak-anak yatim piatu yang menghuni Panti Asuhan Sonaf Manekan di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Sabtu (19/11/2016).

Tangisan haru, Geovani Masang (1) dan Norlina Bano (18) meluap disaat Ketua Dharmawanita Balai Wilayah X Provinsi NTT, Irmina Ferawati
Menyerahkan kado ulang tahun. Tangisan kedua anak itu membuat ibu-ibu Dharma Wanita tak mampu membendung air mata. Sambil memeluk dan mencium kedua anak itu, mereka menangis terharu sambil mengucapkan selamat ulang tahun.

“Saya sedih karena selama saya hidup di panti, baru pertama kali saya mendapat kado. Saya dari umur 4 tahun sudah berada di panti ini. Terima kasih buat ibu-ibu Dharma Wanita,” ujar Norlina kepada wartawan, Minggu (19/11/2016).

Ketua Dharma Wanita, Irmina Ferawati mengatakan, kegiatan sosial itu merupakan bentuk syukur atas terbentuknya Dharma Wanita Wilayah X NTT yang sebelumnya masih bergabung dengan wilayah Bali.

“Ini kegiatan pertama dari kami setelah acara pelantikan ketua Dharma Wanita kemarin. Dan, kedepannya kami lebih mengedepankan kegiatan sosial,” ujar Irmina.

Dia merasa terharu karena meski hidup dalam keterbatasan dari total 137 anak penghuni panti, tidak ada yang putus sekolah.

“Saya sangat terharu karena semua anak-anak di sini bisa mendapat pendidikan,” kata Irmina.

Pengelola Panti Asuhan, Blasius mengatakan meski dengan kesusahan, banyak anak-anak asuhannya sudah sukses dalam pekerjaan. “Banyak yang sudah berhasil, dan mereka selalu memberi bantuan untuk adik-adik mereka yang masih sekolah,” tutur Blas.

Blas menambahkan, untuk membantu mencari uang, anak-anak asuhnya mencari dana dengan cara berkebun, mencetak batako dan usaha air isi ulang.

Pantauan wartawan, dalam kunjungan itu, ibu-ibu Dharma Wanita wilayah X menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian dan sejumlah uang. (amar ola keda)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment