Jembatan Darurat di Atas Tukad Yeh Ho Jebol

Warga tengah memperbaiki bagian jembatan yang jebol. Foto: balinewsnetwork/ram.

Tabanan/BaliNewsNetwork— Jembatan darurat penghubung antara kecamatan Kerambitan dan Kecamatan Selemadeg Timur yang melintasi Sungai Yeh Ho, jebol digerus air.

Jebolnya jembatan yang merupakan jalur alternatif tersebut dihatam air sungai yang meluap, Selasa sore (15/11).  Akibatnya sekitar lima meter bagian timur jembatan jebol dan tembok penyengker salah satu pelinggih warga di Desa Tibu Biu roboh.

Menurut penuturan warga setempat, Rabu (16/11) kemarin hujan yang lebat disertai dengan petir yang terjadi Selasa sore membuat air sungai Yeh Ho meluap. “Waktu air besar jembatan alternatif ini tidak kelihatan,” jelasnya.

Dia memprediksi ketinggian air sampai lima meter melintasi jembatan ini. Karena memang kondisi jembatan sangat rendah. Kalau air surut, barulah warga di Kecamatan Selemadeg Timur seperti Desa Tanggun Titi, Beraban dan Tegal Mengkeb, bisa melintasi jembatan tersebut. “Apabila hujan deras, kami tidak bisa melintas di jembatan ini. Karena pernah terjadi musibah sekitar tahun 2014, salah satu warga menjadi korban. Saat melintas dengan sepeda motor tiba-tiba air meluap kemudian digerus air. Satu korban jiwa melayang saat itu,” jelasnya.

Sementara itu pantauan di lokasi, beberapa warga tengah memperbaiki bagian jembatan yang jebol. Warga yang melintas menggunakan sepeda motor masih bisa lewat. Namun bagi warga yang melintas menggunakan kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintas untuk sementara karena material yang dipasang masih labil. “Saya tidak tahu kalau jembatan ini jebol. Saya harus balik kanan dan lewat jalur utama Denpasar–Gilimanuk pulang ke Desa Tanggun Titi. Meski lebih lama,” jelas salah satu warga yang mengendarai mobil kijang. (ram)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment