Denpasar/BaliNewsNetwork— Warga Negara (WN) Rusia bernama Kriukov Pavel (36) yang terlibat kasus perampokan disebuah tempat penukaran uang (money changer) di Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Bali, Kamis (12/10), diseret ke PN Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Dalam sidang pimpinan Hakim Esthar Oktavi itu masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadek Wahyudi Ardika. Jaksa Kejari Denpasar itu mendakwa terdakwa dengan Pasal 365 Ayat 1 KUHP. Dalam dakwaan, disebut, perampokan ini dilakukan terdakwa pada 28 Juli 2016 Pukul 10.50 Wita di money changer Jalan Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan. Sebelum merampok, terdakwa yang mengendarai motor Honda Vario DK-4333-VR memarkirkan kendaraannya di depan penukaran uang itu dan langsung masuk ke dalam kantor dan menemui teler.

Saat ditanya saksi Ayu Agustina (teler) apakah terdakwa mau menukarkan uang, Kriukov Pavel  tidak menggubris malah memukul saksi korban Ayu Agustina. “Saat dipukul, korban langsung teriak,” kata Jaksa Wahyudi. Sementara terdakwa yang merasa terganggu dengan teriakan korban, kembali menghadiahi korban dengan pukulan sekaligus mencekiknya.

“Setelah itu terdakwa meminta korban mengatarkan ke berangkas,” terang Jaksa Kejari Denpasar itu. Setelah berhasil menggasak uang uang di dalam berangkas sebanyak Rp 28,7 juta, terdakwa langsung kabur. Saat hendak kabur, korban yang sudah tidak berdaya masih sempat melakukan perlawanan dengan menarik baju terdakwa.

Namun, karena tenaganya cukup kuat, terdakwa mampu melepaskan genggaman tangan korban yang memegang bajunya itu. Aksi terdakwa tercium oleh saksi Almerio Pito dan Putu Yasa. Kedua saksi itu langsung melakukan pengejaran. Terdakwa sempat berhasil mengelabuhi kedua saksi dengan kabur dan berlari menuju Jalan Raya Uluwatu. Tapi pelarian itu tidak berlangsung lama karena saksi Almerio Pinto berhasil menangkapnya dan dibawa terdakwa ke kantor Polisi. (pro)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment