Dandrem 161/Wira Satya Kolonel Infantri I Nyoman Cantiasa dalam jumpa pers, Senin (17/10). bnn/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Menyikapi sejumlah persoalan muncul di Bali, terutama soal keamanan, Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya Kolonel Infantri I Nyoman Cantiasa, Senin (17/10) mengundang seluruh insan pers di Bali di acara simakrama di Taman Jepun, Denpasar.

Dalam sambutanya, Danrem mengatakan, pertama kali menjabat sebagai Danrem, sempat dibuat terkejut dengan adanya bentrok antar ormas yang terjadi di Lapas Kerobokan dan di Jalan Teuku Umar.

“Pertama saya tiba di Bali saya cukup kaget ya, ternyata di Bali ini sudah hampir sama dengan daerah lain, ada ormas dan saling ribut,” kata Danrem Kolonel Infantri I Nyoman Cantiasa di hadapan wartawan.

Atas kondisi itu, Danrem mengaku prihatin bila hadirnya ormas di Bali malah membuat Bali menjadi tidak aman.

“Ormas seharusnya menjaga daerahnya, membuat menjadi aman, bukan malah bentrok dengan ormas yang lainya,” katanya.

Pria yang sudah melang melintang di daerah perang itu mengatakan, jika bentrok antar ormas di Bali tidak segera dihentikan, maka Bali bisa sama dengan daerah konflik lainya yang minim generasi muda.

“Saya pernah bertugas di Ambon, di sana dulu sering terjadi bentrok sehingga pemuda di sana habis karena bentrok. Nah, ini jangan sampai terjadi di Bali,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, perwira melati tiga ini juga berharap penuh kepada insan pers dan juga jajaraanya di Korem 163 agar bisa menyatukan visi dan misi untuk membangun bangsa.

Rasa cinta tanah air dan rela berkorban harus menjadi pilar utama.

“Saya berharap, insan pers dan jajaran kami bisa saling bersinergi. Ini penting karena pers juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan terutama terkait pemberitaanya,” harapnya.

Selain itu, Danrem juga berpesan agar, insan pres dalam memaikan penanya lebih mengedapankan rasa cinta tanah air.

“Jadi apa yang kita buat, kita tulis semua adalah dalam rangka cinta tanah air, rela berkorban. Semua adalah dalam rangka kepentingan bangsa dan negara ini,” pungkas (pro)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment