Residivis Curanmor Dibekuk Polisi

Didik Kurnianto. Foto: Balinewsnetwork/amar ola keda

Kupang/Balinewsnetwork – Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kupang Kota berhasil membekuk pelaku pecurian sepeda motor (curanmor), Gaudensius Selan (18) di bilangan jalan Bajawa, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (5/7/2016) sekitar pukul 21.30 wita.
Pelaku yang seharian berprofesi sebagai sopir ini ditangkap di salah satu kos-kosan di wilayah jalan Bajawa, Kota Kupang. Di tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam silver tanpa plat nomor.
Kapolres Kupang Kota AKBP Johannes Bangun yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Didik Kurnianto mengatakan, pihaknya berhasil menangkap residivis curanmor tersebut setelah menerima laporan kehilangan sepeda motor oleh Metusalak Toto, pada 14 Juni lalu. Motor tersebut raib sekira pukul 07.41 wita di tempat parkiran Hotel Pantai Timor, jalan Sumatera, Keluraha Tode Kisar, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

“Kita dapat informasi bahwa ada sepeda motor dengan ciri- ciri sama seperti motor yang dilaporkan hilang oleh Metusalak Toto beberapa waktu lalu sementara dibawa penguasaan Gaudensius Selan. Setelah kita datangi pelaku di kosanya, kita dapatkan Gaudensius Selan bersama sepeda motor yang mirip dengan sepeda motor Metusalak Toto,” sebut Didik.
Mantan Kanit Tipiter Polda NTT itu mengaku, selain mengamankan Gaudensius Selan, sepeda motor yang diduga hasil curian juga ikut diamankan.

“Sepeda motor yang kita amanka itu merk Yamaha Jupiter MX warna hitam silver tanpa plat nomor. Setelah dicek dalam data LP curanmor, ternnyata ada kecocokan dimana sepeda motor tersebut bernomor polisi DH 5366 HP, nomor rangka: MH350c006ek882245 dan nomor mesin 50c882488,” kata Didik.
Saat ini, jelas dia, Gaudensius Selan sudah diamankan di sel Mapolres Kupang Kota dan statusnya sudah sebagai tersangka dan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Kondisi fisik sepeda motor sudah dirombak oleh tersangka dan tersangka mengaku sudah melakukan pencuri di empat TKP berbeda di Kota Kupang. Tersangka juga pernah diproses hukum karena kasus yanng sama pada 19 Februari 2015 lalu. Saat ini kita masih mendalami apakah pelaku punya jaringan atau tidak,” pungkas Didik. (amar)

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment