Kepala SMAN Kelubagolit Alexander Kopong Kian, S.Pd.Mat, memukul gong menandai perayaan Bulan Bahasa dan Sastra di sekolahnya, Rabu (20/10/2021). 

Kelubagolit/Bali News Network – Bulan Oktober identik dengan Bulan Bahasa yang dirayakan setiap tahun. Peringatan ini bertujuan meningkatkan upaya pemasyarakatan bahasa dan sastra di Indonesia yang sudah diadakan sejak tahun 1980 oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Tapi waktu itu namanya hanya Bulan Bahasa. Barulah pada tahun 1989 Bulan Bahasa diubah menjadi Bulan Bahasa dan Sastra. Tentu saja perayaan Bulan Bahasa ini juga identik dengan perayaan Sumpah Pemuda, karena cikal bakalnya adalah ikrar pemuda Indonesia pada tahun 1928 untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia.

Untuk memperingati Bulan Bahasa dan Sastra, dalam rangka menyongsong Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021, SMA Negeri Kelubagolit, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, melakukan berbagai kegiatan sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara, serta menumbuhkan kecintaan terhadap penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.  Kegiatan ini bertema: Berbahasa Sehat, SMA Negeri Kelubagolit Menggapai Prestasi. Demikian rilis yang diterima media ini dari Alfons Rianghepat, salah seorang panitia Bulan Bahasa dan Sastra SMA Negeri Kelubagolit, Rabu (20/10/2021) malam ini.

Ketua panitia, Melkior Ola Hori, yang juga adalah guru PPKn di SMA Negeri Kelubagolit, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan perlombaan ini bukan untuk mencari siapa yang lebih hebat atau lebih pintar, tetapi yang utama adalah sebagai proses pengembangan diri peserta didik menuju kedewasaan spiritual sehingga ketika kembali ke masyarakat dapat menunjukan kualitas diri. Kegiatan ini sendiri akan dimulai pada tanggal 20 Oktober sampai hari puncak peringatan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2021. “Kegiatannya berupa perlombaan antar kelas yang dikemas dalam 7 mata lomba, yaitu lomba cerdas cermat, lomba vocal grup, lomba menulis cerpen, lomba pidato Bahasa Indonesia, lomba pidato Bahasa Inggris,  lomba membaca puisi, dan lomba pantomim,” kata Melkior Ola Hori.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri Kelubagolit, Alexander Kopong Kian, S.Pd.Mat yang di tandai pemukulan gong. Dalam sambutannya,  Alex Kopong, panggilan akrabnya, berpesan tentang prinsip 54321 dalam kehidupan keseharian sebagai pendidik dan peserta didik.

“5 adalah lima sila  Pancasila, yang harus di junjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Pancasila menjadi pedoman dan arah kehidupan kita sebagai bangsa. 4 adalah empat Pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. 3 adalah tiga ikrar Sumpah pemuda yang mempersatukan kita sebagai bangsa Indonesia, yaitu satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. 2 adalah dengan dua mata kita memandang saudara kita dan dengan dua mata yang lainnya juga kita ajak saudara kita untuk bicara. Artinya setiap persoalan harus diselesaikan secara empat mata secara kekeluargaan. 1 adalah satu sistem yang solid dalam membangun lembaga pendidikan SMA Negeri Kelubagolit menuju visi sekolah yaitu unggul dalam mutu, berpijak pada iman yang kuat, cerdas, profesional, produktif, dan kompetitif,” urai Alex Kopong.

Lebih lanjut Alex Kopong mengemukakan,  pelaksanaan kegiatan perlombaan antar kelas ini bertujuan agar para siswa-siswi dapat  meneladani para pemuda pejuang yang mencetuskan Sumpah Pemuda 1928. Meneladani semangat persatuan dan kesatuan bangsa, bernegara, dan berbahasa Indonesia.Semangat cinta tanah air dan bangsa serta semangat persatuan para pemuda pendahulu haruslah diikuti dan diteladani oleh para siswa, yaitu melalui hal yang positif dalam angka menggapai prestasi sehingga dapat berguna bagi nusa, bangsa dan lewotana.

“Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi Bangsa Indonesia. Ada tiga butir penting Sumpah Pemuda yaitu ikrar bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu. Kegiatan peringatan hari sumpah pemuda ini adalah salah satu bentuk dari Penumbuhan Pendidikan Karakter (PPK) untuk penanaman rasa nasionalisme terhadap peserta didik, sehingga mereka diharapkan dapat meneladani semangat sumpah pemuda. Dengan begitu, kenakalan di kalangan siswa dapat diminimalisir,” kata Alex Kopong.

Pada bagian lain sambutannya, Alex Kopong meningatkan para siswanya untuk berusaha meningkatkan perstasi, menajag nama baik sekolah dan menjalin persahabatan dengan sesama warga sekolah dalam semangat Sumpah Pemuda.

“Kita harus bisa meningkatkan prestasi, menjunjung tinggi harkat dan martabat sekolah, menjalin persahabatan antar warga sekolah, tidak justru sikut sikutan. Apalagi sampait terjadi perkelahian antar siswa dalam satu sekolah, ini sama sekali tidak mencerminkan semangat pemudah Indonesia 93 tahun yang lalu. Maka semangat persatuan Sumpah Pemuda perlu dipupuk kepada peserta didik sejak dini,” tegas  Alex Kopong.

Momentum perayaan Bulan Bahasa ini sekaligus menjadi tonggak sejarah bagi SMA Negeri Kelubagolit, karena untuk pertama kalinya lagu Mars SMA Negeri Kelubagolit. Karena untuk pertama kali berkumandang lagu Maras SMA Negeri Kleubagolit yang dibawakan bapak-ibu guru dan pegawai tata usaha. Lagu ini diaransemen oleh Dr. Antonius M. Laot Kia, S.S.M.Hum, seorang putra Adonara asal Kelubagolit yang saat ini menjadi dosen di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah, sedangkan syair lagunya ditulis oleh Alex Kia Sani, guru Sosiologi pada SMA Negeri Kelubagolit.

Adapun jadwal jenis perlombaan dari panitia adalah 20 – 21 Oktober 2021 babak penyisihan lomba cerdas cermat antar kelas, dilanjutkan pada 22 Oktober babak penyisihan Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, 23 Oktober  penyisihan baca puisi dan menulis cerpen, 25 Oktober lomba pantomim / drama bisu, 26 Oktober lomba vokal grup antar kelas, 27 Oktober final pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta final baca puisi. Puncak acaranya pada 28 Oktober 2021 didahului dengan apel bendera memperingati hari Sumpah Pemuda, dilanjutkan dengan final lomba cerdas cermat. (rsn/rls)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment