Ketua DPRD Flotim Kembali Pimpin Sidang, Cematan Mosi Tidak Percaya Tercabut Satu Persatu

Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur, Robertus Rebon Kreta,S.Pd (kiri) , mengikuti Rapat Gabungan Komisi yang beragendakan Penelusuran pemanfaatan dana Covid-19 Tahun 2020 dengan bisu akibat terpasung Mosi Tidak Percaya Kelompok 16. Foto : BNN/ Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Babak baru kembali mewarnai dinamika di Lembaga DPRD Kabupaten Flores Timur usai penyampaian dan penyerahan Keputusan DPRD Flores Timur tentang Rekomendasi Lembaga DPRD Kabupaten Flores Timur terhadap penelusuran pemanfaatan dana Covid-19 Tahun 2020.

Belenggu  mosi tidak percaya yang sebelumnya dicematkan ke-16 anggota DPRD Flotim kepada Ketua DPRD, Robertus Rebon Kreta,S.Pd akibat kecewa tidak terakomodirnya niat penelusuran pemanfaatan dana Covid-19 di ruang Pansus DPRD, akhirnya tercabut satu persatu.

Ahmad H.Mukhtar,A.Md, anggota Fraksi Partai NasDem, mengawali  persidangan pengajuan pengantar nota keuangan atas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,(penyesuaian agenda Banmus), Kamis,16 September 2021 ,langsung melantangkan penarikan diri anggota Fraksi Partai NasDem dari ruang mosi tidak percaya itu. Singkat kata singkat cerita, anggota DPRD asal Dapil Flotim 4 tersebut pun meminta Ketua DPRD Flotim itu untuk memimpin rapat dalam persidangan selanjutnya.

“Saya atas nama Ketua Fraksi Partai Nasdem, ingin memanfaatkan momentum ini untuk mencabut pernyataan mosi tidak percaya kami terhadap Ketua DPRD Kabupaten Flotim.Sehinga dengan dicabutnya pernyataan mosi tidak percaya dari kami ini,kami berharap,Pak Ketua bisa memimpin sidang pada saat-saat mendatang.”seru anggota DPRD asal Dapil Flotim 4 mengaggetkan forum persidangan yang sedang dipimpin Wakil Ketua, Yosep Paron Kabon itu.

Ketegasan sikap yang terlantangkan oleh anggota Fraksi Partai NasDem itu, pun tersahuti warga Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Flotim.Muhammad Mahlin  dan Lambertus Nuho Baon pun mengharapkan agar Ketua DPRD Flotim itu berpartisipasi kembali,memimpin sidang selanjutnya, sebagaimana mestinya.

“Saya memulainya dengan  bergaining rasa haru dalam sebuah  kebersamaan.Saya secara pribadi sekaligus mewakili Partai Kebangkitan Bangsa dan mewakili Fraksi PKB ingin menyampaikan bahwa, niat awal kami untuk berpartisipasi bersama 16 teman-teman penginisiatif  mosi tidak tidak percaya ,adalah berangkat dari niat baik kita harus menelusuri  pemanfaatan dana Covid-19  yang ramai diperbincangkan selama ini.Dalam konteks itu,berkaitan  dengan keputusan Lembaga DPRD kemarin dan juga rekomendasi itu,saya bersama Fraksi PKB berharap adanya formasi dan format untuk kita selesaikan problem ini.Sehingga Fraksi PKB berkeinginan menyikapi mosi tidak percaya yang kami sampaikan, dan berharap agar Pak Ketua dapat berpartisipasi memimpin sidang-sidang  kedepan.” tandas Muhammad Mahlin yang tersusul Ben Baon.

Sidang paripurna Pengajuan  Pengantar Nota Keuangan atas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021itu lalu dipimpin oleh Ketua DPRD,Robet Kreta.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment