Panggil Makan Siang, Warga Balela-Flotim  Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa

Tim Polres Flores Timur,membawa jenasah MBC (28) ke RSUD Larantuka usai melaksanakan olah TKP, Minggu (22/8).Foto : BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Tak pernah terbayangkan oleh keluarga YC, warga RT 008, RW 002 Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur di Minggu (22/8). kalau acara makan siang mereka di rumah itu, berubah menjadi ratapan duka. MBC (28), si bungsu dari lima bersaudara itu, ditemukan dalam posisi tergantung pada seutas tali tambang dalam kamarnya, tak bernyawa.

Berdasarkan rekaman informsi di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP), penemuan tersebut berawal dari niatan BBF (25) yang di sekitar pukul 12.wita, memanggil korban  di kamarnya untuk makan siang.

Karena tak ada jawaban, BBF lalu memutuskan memanjat dinding pada samping pintu kamar si bungsu dari pasangan pernikahan YC dan MR itu, untuk melihat ke dalam kamar MBC. Betapa terkejutnya BBF tatkala indra penglihatannya menemukan  tubuh anak kelima dari lima bersaudara itu sedang tergantung pada seutas tali tambang.

Sontak, BBF pun berteriak histeris sembari memanggil MRC (35) yang sebelumnya mengarahkan  BBF memanggil  korban  untuk makan siang.

MRC pun berlari mendekati BBF sembari menanyakan ada apa gerangan yang terjadi ?

“Mendengar teriakan dan suara menangis yang histeris sekali dari rumah itu,kami lalu berhamburan menuju ke sana.Dan ternyata ketika kami masuk,  BBF dan MRC  sedang  menangis histeris, sambil mengungkapkan kenyataan yang tersaksikan mereka itu. Terceritakan oleh keduanya,kalau mereka sedang bersiap untuk makan siang,dan BBF pergi ke kamar MBC , memanggilnya untuk makan siang. Namun diluar dugaan, kalau kondisinya seperti ini. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Polres Flores Timur. Pihak Polres Flotim pun merespon laporan tersebut dengan gerak cepat datang ke sini. Setelaah melakukan olah TKP,, jenasah korban lalu dibawa ke RSUD Larantuka untuk menjalani visum, dan menurut rencana, jenasah langsung dikuburkan malam ini pada pukul 21.00 wita.” tutur beberapa warga.

Kapolres Flores Timur, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa,S.I.K yang dikonfirmasi tentang kejadian itu melalui saluran WhatsAppnya, pukul 18.33 wita hingga kini belum menanggapi pengkonfirmasian tersebut. *(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment