Tak Tertampung di Sekolah Negeri,  Puluhan Orangtua “Masadu” ke Dewan

Puluhan orangtua bersama anaknya dengan seragam lengakap SMP “masadu” atau menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Bali akibat tidak dapat sekolah SMA/SMK Negeri, Senin (26/7)

DENPASAR/BaliNewsNetwork.com-
Puluhan orangtua siswa bersama anaknya dengan seragam lengakap SMP “masadu” atau menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Provinsi Bali akibat tidak dapat sekolah SMA/SMK Negeri, Senin (26/7).

Salah satu perwakilan orangtua siswa mengaku, aspirasi yang disampaikan kehadapan Wakil Rakyat yaitu terkait dampak pandemi yang berujung pada tidak mampu menyekolahkan siswa di sekolah swasta, pasalnya biaya pendidikan dirasakan sangat tinggi.

Dirinya menyampaikan banyak siswa yang masih tercecer belum mendapatkan sekolah SMA/K. Untuj itu dirinya berharap agar DPRD menerima aspirasi dan memfasilitasi agar suswa mendapatkan sekolah. “Kami harap bapak dewan terhormat agar memfasilitasi siswa-siswa yang belum mendapatkan sekolah. Kami sudah tidak mampu membayar sekolah di swasta,” harapnya.

Mendengar aspirasi tersebut, Wakil DPRD Nyoman Sugawa Korry yang dalam kesempatan tersebut menerima aspirasi dari orangtua siswa menyampaikan agar tetap bersabar.nSugawa Korry mengaku dirinya bersama Dewan sudah menyamlaikan keluhan tersebut sebelumnya dalam Rapat Paripurna kepada Wakil Gubernur Bali.

“Kami sudah mendesak eksekutif agar hal ini bisa ditindaklanjuti secepatnya. Jadi mohin bersabar,” ungkap politikus senior Partai Golkar ini.Selain itu, dihadapan Wagub dirinya sepakat dengan anggita lainnya menganggarkan dan jika memang kekurangan untuj membayar tenaga pendidik tambahan beserta sarana dan prasaranannya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Bali Ir. Gusti Putu Budiarta menanggapi Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) sudah berjalan sesuai Juklak dan Juknis. Tindak lanjut terkait Pergub tersebut terkendala dampak pandemi Covid-19 . “Sudah kami sampaikan kepada Gubernur Bali saat sidang paripurna tadi,” tegas Budiarta.

Disamping itu, lanjut Budiarta, dalam. Waktu dekat dirinya juga akan menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi, agar siswa yang tercecer dapar diterima di sekilah SMA/SMK Negeri.

Setelah mendengar penyampaian dari DPRD Provinsi tersebut, para orangtua siswa dapat menerima penjelasan. Namun, orangtua siswa tetap berharap agar janji tersebut dapat terealisasi sehingga anaknya dapat mengikuti proses belajar di sekolah. Mengingat PBM di sekolah sudah berjalan. bq

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment