Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Intensitas hujan  yang tinggi disertai amukan badai dalam sepekan silam,telah mengakibatkan berbagai kerusakan di wilayah Flores Timur,termasuk diantaranya 18 rumah penduduk.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur pun telah melakukan pendataan serta mengidentifikasi berbagai kerusakan itu, diantaranya longsor,pohon tumbang, kerusakan  rumah tinggal , kerusakan tempat usaha ,jalan putus , kerusakan plat deker serta kerusakan tanaman pertanian warga di beberapa wilayah Flores Timur.

“Dari rekapan sementara kami,kerusakan akibat cuaca ekstrim dalam sepekan kemarin terjadi merata di wilayah Flores Timur,dengan jenis kerusakan antara lain,longsor,kerusakan tempat tinggal warga (rumah) juga tempat usaha,jalan putus,rusaknya plat deker,serta rusaknya tanaman pertanian.Setelah melakukan identifikasi, langsung diikuti dengan penanganannya,baik penanganan tanggap darurat  maupun rehabilitasi.”jelas Kalak BPBD Flotim,Alfonsius Betan tatkala dikonfirmasi di ruang kerjanya,Senin (1/2).

Bantuan tanggap darurat sebagaimana dijelaskan Al Betan,pun langsung tersalurkan pihaknya pasca menerima laporan dan mengidentifikasikan jenis kerusakan.Bantuan tersebut (bufffer stock TA 2020 ) disasarkan bagi warga yang mengalami kerusakan rumah tinggal.

Sementara itu terkait penanganan rehab terhadap  fasilitas umum seperti jalan,plat deker yang rusak maupun stimulan bagi perbaikan rumah penduduk yang rusak akibat terjangan banjir dan badai tersebut,pihaknya terlebih dahulu melakukan perhitungan secara teknis dan selanjutnya mengajukannya ke Bupati Flotim untuk mendapatkan pertimbangan pemanfaatan dana yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2021.

“Untuk jalan putus yang di Ilebura,sudah ditangani dengan anggaran 259 juta.Kami akan ajukan lagi bagi kerusakan Lewopao,Auglarang-Ritaebang (plat deker),Kawuta dan beberapa daerah lainnya yang barusan masuk laporannya . Sedangkan untuk rumah penduduk,bantuan yang dikucurkan pihaknya  bersifat stimulan.”ujar Al Betan .

Khusus kerusakan pada rumah penduduk,BPBD Kabupaten Flotim sebagaimana laporan kerusakan per 30 dan 31 Januari 2021 mencatat di desa Mokantarak (Larantuka),1 rumah tinggal,desa Waiwadan (Adonara Barat),1 rumah tinggal,desa Ratulodong (Tanjung Bunga) 1 rumah tingga,desa Kiwangona (Adonara Timur),1 rumah tinggal,keluruahan Ekasapta,(Larantuka)1 rumah tinggal (2 diantaranya adalah tempat usaha).

Bersamaan dengan itu,pihak BPBD pun menerima laporan tentang 9 rumah penduduk di desa Bugalima yang terendam banjir,kerusakan  3 rumah di desa Wailolong,dan 1  lagi di desa Mokantarak.* (Emir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment