Larantuka/BaliNewsNetwork-Setelah menaikan kasus dugaan korupsi pada proyek Pembangunan SPAM IKK Ileboleng di Tahun Anggaran 2018 dari tahapan Penyelidikan ke Penyidikan, penyidik pada bidang Pidana Khusus Kejaksanaan Negeri Flores Timur telah ngebut memeriksa 6 orang saksi.

Kepala Kejaksaan Negeri Flotim,Bayu Setyo Pratomo,SH melalui Kasie Pidsus,Arief Gunadi kepada wartawan di aula Kejari Flotim, Selasa (8/12) membenarkan kenyataan itu.

Terhitung dari Selasa (1/12) ,barisan Arief Gunadi melakukan pemeriksaan terhadap 3 orng saksi. Demikianpun pada Rabu (2/12)! Lagi-lagi pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang saksi.

Walau tidak membuka identitas para saksi tersebut, namun menurut Arif Gunadi, dari pengembangan penyidikan pada tahap Sidik tersebut, pihaknya semakin yakin untuk menaikan kasus dugaan korupsi pada proyek yang bernilai kontrak Rp 8.865.798.000 itu ke tahapan Penuntutan.

Menyinggung soal berapa jumlah Tersangkanya,Kasie Pidsus Kejari Flotim yang sukses menaikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana DAK TA 2014 pada SMKN Perikanan Solor Timur itu masih menutup rapat-rapat mulutnya.

“Soal itu, kami belum bisa membeberkannya sekarang !Namun yang pasti,akan kami tetapkan segera setelah kami menerima penyerahan hasil perhitungan nilai kerugian negara dari pihak Inspektorat Daerah kabupaten Flotim.Kami memang menginginkan kasus ini selesai di Desember 2020 ini dan dinaikan ke Penuntutan,namun masih terbentur pada kendala itu,belum ada penyerahan hasil kerugian negara dari pihak Irda Flotim,” tandas Arief Gunadi. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment