Baru Menikmati Zona Hijau, Flotim Kembali ke Zona Merah

Kawasan Isolasi, Tempat Perawtan Pasien Covid-19 pada RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Foto: BNN/Doc/ Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Disaat sedang melakukan penataan menuju New Normal pasca sembuhnya pasien 01,Pemerintah Kabupaten Flores Timur kini dihadapkan lagi dengan sebuah kenyataan baru yang berdampak pada kembalinya Flores Timur ke Zona Merah!

Seorang pekerja proyek yang sebelumnya diketahui Reaktif Rapid sewaktu pengurusan kelengkapan admnistrasi perjalanannya hendak pulang ke tempat asalnya, terkonfirmasi Positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen swab-nya oleh pihak Laboratorium Biomolekuler RS.Prof W.Z.Yohanes -Kupang.

Pasien 03 Flores Timur itu pun langsung dievakuasi ke ruangan isolasi RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka, Kamis (2/7) setelah pihak Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kabupaten Flotim menerima hasil pemeriksaan spesimen Swab sebagaimana yang diumumkan pihak Gugus Tugas Propinsi NTT.

Direktur RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka. dr.Sanny,SE yang dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com melalui saluran WhatsAppnya, Jumad (3/7) pukul 07.39 wita membenarkan kalau Pasien 03 tersebut sudah masuk ruangan isolasi dan menjalani perawatan di Kamis (2/7) sore.

“Iya, kemarin sore pasien tersebut masuk ruangan Isolasi. Soal riwayat sebelumnya, silahkan konfirmasikan ke pihak Dinas Kesehatan, karena pengambilan spesimen SWAB dilakukan oleh pihak Dinkes Flotim. Kami hanya diinformasikan tentang hasil pemeriksaan itu dan siap melakukan perawatannya .Dan benar, kemarin sore,yang bersangkutan telah masuk ruangan isolasi dan menjalani perawatan,” ujar Dokter Sanny.

Berdasarkan himpunan informasi yang direkam BaliNewsNetwork.com , pasien 03 Flotim tersebut adalah seorang pekerja  proyek  asal Makasar. Yang bersangkutan baru tiba di Larantuka, Kabupaten Flores Timur pada tanggal 10 Juni 2020 silam. Kesehariannya dia menetap di lokasi pekerjaan proyek tersebut. Dan ketika hendak kembali ke Makasar, dirinya diketahui Reaktif Rapid sewaktu melakukan pengurusan kelengkapan admnistrasi perjalanannya.

Karena Reaktif Rapid Test tersebut, Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flotim lalu melanjutkan dengan prosedur Swab. Spesimen Swabnya dikirim pada Selasa (30/6). Dan atas pemeriksaan pihak Laboratorium Biomolekuler RS.Prof.W.Z.Yohanes Kupang, sebagaimana yang terumumkan pihak Gugus Tugas propinsi NTT pada Kamis (2/7), spesimen yang dikirim dari Flores Timur itu terkonfirmasi Positip Covid-19.

Dengan demikian,jumlah pasien Covid-19 untuk Kabupaten Flores Timur bertambah menjadi 3. Dua diantaranya telah sembuh dan dinyatakan bebas. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment