Progres Terbaik BSPS, Pemkab Flotim Puji Pemdes dan Masyarakat Bahinga   

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon. Foto: BNN/Doc/Emnir.

Tanjung Bunga/BaliNewsNetwork-Sukses menyelesaikan pembangunan 50 unit rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2019, Pemerintah Desa Bahinga, Kecamatan Tanjung Bunga bersama masyarakatnya mendapat aliran pujian dari Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Flores Timur, Edu Fernandez  ketika menyampaikan laporannya di acara peresmian ke-50 unit rumah tersebut  di Kantor Kantor Desa Bahinga, Rabu (1/7), menginformasikan kepada Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon bahwa dari ke-7 desa sasaran BSPS di Tahun Anggaran 2019, progres tercepat dan terbaik ada di Desa Bahinga.

“Pak Bupati, saya perlu sampaikan hal ini kepada Bapak, bahwa progres terbaik pelaksanaan BSPS di Tahun Anggaran 2019 ada di sini, di Desa Bahinga. Pemdes dan masyarakat di desa ini,  sungguh aktif bepartisipasi sehingga menyelesaikannya tepat waktu, dengan partisipasi swadaya yang cukup tinggi,” lapor Edu Fernandez kepada Bupati Anton Hadjon seraya mengucapkan terima kasih mewakili instansi yang sedang dipimpinnya.

Kekompakan kerja yang diperlihatkan Pemdes Bahinga bersama warganya itu membuat Bupati Anton Hadjon Takjub. Sambil bernostalgia tentang sejumlah kenangannya bersama warga dan Pemdes di desa tersebut, Bupati Anton Hadjon lalu mengingatkan ke-50 kepala keluarga penerima BSPS tersebut untuk memanfaatkannya sambil melakukan penataan (penambahan sesuai kemampuan).

Sebagaimana dalam laporan Kadis Perumahan,Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Flores Timur, Edu Fernandez, sasaran BSPS TA 2019 untuk Kabupaten Flores Timur, terpusat pada tiga (3) kecamatan, dengan  tujuh (7) desa sasaran, yaitu Kecamatan Tanjung Bunga yang terkonsentrasi pada Desa Bahinga dan Desa Waibao, Kecamatan Demong Pagong: Desa Kawalelo, dan Kecamatan Titehena : Desa Lewolaga, Desa Kobasoma, dan Desa Tenawahang.

Masing-masing desa sasaran mendapatkan kuota 50 unit rumah. Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, akhirnya mendapat tambahan 20 unit yang teralihkan dari desa Kawalelo (Demong Pagong) yang hanya merealisasikan 30 unit.

BSPS tersebut bersumber dari APBN TA 2019 melalui program National Affordable Housing Program (NAHP ) dengan rincian, Desa Waibao, Rp875.000.000 (50 unit), Desa Bahinga, Rp875.000.000,(50 unit), Desa Kawalaleo, Rp525.000.000, (30 unit), Desa Kobasoma, Rp875.000.000 (50 unit), Desa Lewolaga, Rp1.225.000.000 (70 unit), dan Desa Tenawahang, Rp875.000.000 (50 unit). (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment