Pemkab Flotim Gratiskan Biaya Pemeriksaan Rapid Bagi Pelajar dan Mahasiswa Flotim

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon. Foto : BNN/Doc.

Larantuka/BaliNewsNetwok-Di situasi darurat pandemi Covid-19 hingga memasuki babak baru-New Normal, Pemerintah Kabupaten Flores Timur tidak melupakan komponen penduduknya yang satu ini : barisan pelajar dan mahasiswa! Selain memberikan bantuan kepada para mahasiswa  asal Flotim yang memilih untuk tidak kembali ke Flotim selama pandemi covid-19, Pemkab Flotim pun akan menggratiskan biaya  pemeriksaan Rapid Test bagi para pelajar dan mahasiswa yang  melanjutkan pendidikannya di luar propinsi NTT.

Khusus bantuan kepada mahasiswa yang memilih tetap berada di kota-kota pelajar di luar Flotim selama pandemi Covid tersebut, Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon dalam Rapat Koordinasi Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten Flotim di aula Setda Flotim, Senin (30/6) mengungkapkan, pihaknya telah menyalurkan bantuan kepada 1.814 mahasiswa dari total 3.535 mahasiswa yang mendaftar dan yang memenuhi semua persyaratan yang dimintakan.

“Disituasi covid-19, Pemkab Flotim juga menyisikan 1,5 milyar dari total 6 milyar dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk membantu mahasiswa asal Flotim, yang memilih tidak pulang ke Flotim selama pandemi covid-19. Bantuan tersebut dialokasikan untuk 3 bulan dengan besaran per bulan per mahasiswa, Rp 150.000. Jadi untuk tiga bulan ,setiap mahasiswa menerima Rp 450.000. Hingga pada saat ini, di hari ini, telah tersalurkan kepada 1.814 mahasiswa dari total 3.535 mahasiswa yang mendaftar dan telah memenuhi semua syarat yang dimintakan. Dan tentunya akan dilanjutkan hingga genap sebagaimana jumlah yang mendaftar!,” ungkap Bupati Anton Hadjon.

Tak cuma itu, Bupati Anton Hadjon  sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com dalam Rapat tersebut, bahkan langsung meminta Sekertaris Daerah Kabupaten Flotim, Paulus Igo Geroda untuk segera menyiapkan dokumen admnistrasi  terkait kebijakan penggratisan biaya Test Rapid itu.

“Sambil menanti persiapan dokumen admnistrasi tersebut dan akan mengumumkannya, namun kepada semua kita dalam forum ini saya menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Flores Timur akan menggratiskan biaya Test Rapid bagi kalangan pelajar dan mahasiswa asal Flotim yang melanjutkan pendidikannya di luar wilayah NTT. Kita tahu bersama , memasuki situasi Normal Baru ini, perjalanan dalam wilayah NTT, tidak lagi membutuhkan keterangan hasil pemeriksaan Rapid itu.Namun untuk ke luar wilayah NTT, memang masih dengan salah satu syarat itu dengan masa berlaku surat keterangan Rapid Test, 14 hari. Oleh karena itu, Pemkab Flotim akan menggratiskannya, khusus bagi para pelajar dan mahasiswa kita,” ujar Bupati Anton Hadjon. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment