Penulis: I Made Pasek Pradnyana Wijaya
Pusat Teknologi dan Budaya ITB STIKOM Bali

Denpasar/BaliNewsNetwork-PeduliLindungi adalah aplikasi yang dirancang Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian BUMN untuk digunakan Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas dalam mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia. PeduliLindungi hadir melalui Keputusan Menteri Kominfo No 171 tahun 2020 tentang Penetapan Aplikasi PeduliLindungi dalam Rangka Pelaksanaan Surveilans kesehatan pencegahan COVID-19.

Menkominfo mengatakan keputusan Menteri ini bersifat khusus, berlaku hanya untuk keadaan darurat wabah sampai dengan Pemerintah menyatakan keadaan kondusif dan keadaan darurat diakhiri. Menkominfo memberikan jaminan perlindungan data pribadi sesuai perundang-undangan bagi yang menggunakan PeduliLindungi.

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk menghentikan penularan Coronavirus Disease (COVID-19). Aplikasi ini mengandalkan kepedulian (peduli) dan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelurusan riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan.

PeduliLindungi menggunakan data yang diproduksi oleh gadget pengguna dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Pertukaran data akan terjadi ketika ada gadget lain dalam radius Bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi. PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan). Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah, yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan. Pengguna aplikasi juga akan dihubungi oleh petugas kesehatan jika pengguna pernah berada dalam jarak tertentu dengan penderita COVID-19 positif, PDP, dan ODP. PeduliLindungi memiliki Aplikasi tracking yang dapat mendeteksi pergerakan terpapar COVID-19 selama 14 hari ke belakang.

 

Sumber :
indonesiabaik.id
pedulilindungi.id

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment